Berita Nasional

4 Menteri Jadi Sasaran Presiden Jokowi Soal Barang Impor, Benarkah Ini Langkah Awal Rombak Kabinet?

Presiden Jokowi sangat marah saat melihat fakta bahwa banyak sekali barang belanjaan pemerintah yang dibeli dengan cara impor. 4 menteri jadi sasaran

Editor: Frans Krowin
YOUTUBE/SEKRETARIAT PRESIDEN
Presiden Joko Widodo di acara aksi afirmasi bangga buatan Indonesia, Jumat 25 Maret 2022. Pada momen ini presiden sempat menyinggung reshuffle kabinet. 

POS-KUPANG.COM - Presiden Jokowi sangat marah ketika melihat fakta bahwa banyak sekali barang belanjaan pemerintah yang dibeli dengan cara impor.

Fakta-fakta itu dibeberkan secara transparan saat memberikan Pengarahan Afirmasi Bangga Buatan Indonesia yang berlangsung di Bali, Jumat 25 Maret 2022.

Pada momen tersebut, Presiden Jokowi juga mengaku sangat jengkel, karena barang-barang yang dibeli umumnya dari luar negeri.

Padahal barang tersebut bisa diproduksi dalam negeri. Selain itu, persediaannya pun relatif banyak.

"Banyak barang impor dalam pengadaan barang dan jasa yang dilakukan sejumlah kementerian, pemerintah daerah, hingga BUMN."

Padahal faktanya barang-barang yang impor tersebut sebenarnya dapat diproduksi dalam negeri.

Di hadapan para menteri, kepala lembaga, kepala daerah, pejabat BUMN, dan para pejabat, Jokowi juga menyentil beberapa menteri.

Setidaknya, ada empat menteri yang disebut oleh Presiden Jokowi dalam acara tersebut.

Baca juga: Presiden Jokowi Ancam Reshuffle Menteri Senang Impor

Empat menteri tersebut antara lain:

1. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin

Dalam pernyataannya, Presiden Jokowi menyebut sosok menteri kesehatan lantaran mengimpor alat kesehatan seperti tempat tidur untuk rumah sakit.

Padahal, produk tersebut dapat dibuat di Yogyakarta, Bekasi, hingga Tangerang.

"Alat kesehatan (alkes). Menteri Kesehatan, ini tempat tidur untuk rumah sakit, produksi saya lihat di Yogyakarta ada, Bekasi, Tangerang ada," ujar Jokowi.

Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI
Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI (Kompas.com)

"(Kenapa) Beli impor, mau diterus-teruskan? Mau saya umumkan kalau saya jengkel."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved