Vaksin Covid Habis

BREAKING NEWS: Stok Vaksin Covid-19 di Sumba Timur Habis

Pihak Puskesmas Kota Waingapu belum dapat memastikan kapan pelaksanaan vaksinasi kembali dibuka.

Penulis: Ryan Nong | Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/HO
Petugas menerima vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Upaya percepatan vaksinasi Coronavirus atau Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) terkendala karena stok vaksin habis.

Ketiadaan stok vaksin di Gudang Obat dan Farmasi Dinas Kesehatan Sumba Timur membuat pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat untuk sementara terhenti.

Vaksinasi di Puskesmas Kota Waingapu bahkan telah stop sejak dua hari lalu.

Ketua Tim Vaksinasi Puskesmas Kota Waingapu Petronella Nieltje Melly SKep.Ns mengaku vaksinasi belum dapat dilaksanakan sebagaimana biasa.

Baca juga: Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Sumba Timur Bertambah 25  Orang

"Besok juga belum ada pelaksanaan vaksinasi. Stok vaksin di gudang habis. Untuk sementara pelaksanaan vaksinasi belum ada," ujar Melly ketika dikonfirmasi di Waingapu, Selasa 8 Maret 2022.

Menurut dia, pihak Puskesmas Kota Waingapu belum dapat memastikan kapan pelaksanaan vaksinasi kembali dibuka. "Kita mau pelaksanaan tapi vaksin sudah habis di gudang," katanya.

Ketiadaan stok vaksin dibenarkan Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Sumba Timur Jonker Telnoni.

Jonker menyebut stok vaksin di Gudang Obat dan Farmasi Kabupaten Sumba Timur telah habis.

Baca juga: Covid -19 di Sumba Timur, 255 Warga Dirawat, 5 Kecamatan Masuk Zona Merah 

"Stok vaksin kita memang pas habis. Untuk di gudang juga sudah habis," ujar Jonker via telepon, Selasa malam.

Dia menyebut pihak Dinas Kesehatan Sumba Timur telah mengajukan permintaan vaksin ke Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi NTT di Kota Kupang.

Pihak Dinas Kesehatan Sumba Timur, terang Jonker, mengajukan permintaan vaksin sebanyak 20.000 dosis.

"Kita sudah minta ke Kupang. Mereka sudah terbitkan SPMB. Mudah-mudahan berapa hari kedepan sudah bisa dapat kita," ujarnya.

Baca juga: Angka Kasus Positif Terus Bertambah, Sumba Timur Naik PPKM Level III, Ini Ketentuan Pusat 

Joker mengaku, meski pihaknya meminta sebanyak 20.000 dosis vaksin, namun tentunya alokasi dari pemerintah provinsi akan disesuaikan dengan stok dan kebutuhan seluruh daerah.

"Kiya minta 20.000 dosis Sinovac, tapi disesuaikan tentunya dengan stok yang ada. Kita pada prinsipnya, yang penting ada dululah. Ada vaksin untuk kita lakukan vaksinasi," katanya.

Joker menyebut Puskesmas Kawangu tetap melayani vaksinasi karena stok vaksin masih tersisa.

"Kawangu kebetulan ada stok. Jadi Puskesmas yang masih ada stok tetap jalan, tapi yang habis ya menunggu karena di gudang juga habis," tandas Joker. (ian)

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved