Berita Ngada Hari Ini

Ketua Fraksi PAN DPRD Ngada: PLN Untuk Perluasan Jaringan Listrik di Riung Barat

hal aktual yang selalu dikemukakan oleh masyarakat yaitu memohon perjuangkan aspirasi berkaitan dengan perluasan jaringan listrik

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Yohanes Don Bosko Ponong, Ketua Fraksi PAN DPRD Ngada 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, BAJAWA - Ketua Fraksi PAN DPRD Ngada Yohanes Don Bosko Ponong kembali mengingatkan kepada PLN Cabang Ende dan Ranting Bajawa agar segera memperluas jaringan di Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada.

Pasalnya, dari sepuluh desa di wilayah Kecamatan Riung Barat, baru dua desa yang sudah teraliri listrik yakni di Desa Benteng Tawa dan Desa Wolomeze II. Sedangkan delapan desa yang lainnya belum teraliri listrik.

Meski begitu, Bosko Ponong, menyampaikan apresiasi dan  terima kasih kepada pihak PLN Cabang Ende dan PLN Ranting Bajwa yang terus melakukan perluasan jaringan listrik terhadap wilayah-wilayah di kabupaten Ngada yang belum teraliri listrik.

Hal tersebut bisa dilihat material listrik yang sudah turun di wilayah Ledi Kecamatan Bajwa, dan wilayah Momuru Desa Turamuri Kecamatan Bajawa Utara.

Baca juga: Kedelai Lokal di Ngada Terancam Punah, Ini Kata Ketua Gempita Ngada

Untuk itu, Ketua Fraksi PAN DPRD Ngada yang akrab disapa Bosko ini mengingatkan PLN Cabang Ende dan PLN Ranting Bajawa agar pada tahun 2022 ini harus menuntaskan perluasan jarjngan listrik di wilayah Riung barat.

Anggota DPRD Ngada dari dapil Riung dan Riung Barat tersebut merincikan bahwa, dari sepuluh desa di wilayah Riung Barat, baru dua desa yang sudah teraliri listrik yakni desa Benteng Tawa dan desa Wolomeze II. Sedangkan delapan desa lainnya yaitu desa Benteng Tawa I.

Ada juga Desa Lanamai, Desa Lanamai I, Desa Wolomeze, Desa Wolomeze I, Desa Ria, dan Desa Ria I sampai dengan saat ini belum teraliri listrik.

"Dapil saya di Kecamatan Riung barat, baru dua desa yang masyarakatnya sudah menikmati terang listrik. Sedangkan delapan desa lainnya masih belum merdeka menikmati listrik. Oleh karena itu, ini harus menjadi atensi khusus pihak PLN cabang Ende dan PLN Ranting Bajawa," Ungkap Bosko kepada media ini pada, Senin 28 Februari 2022. 

Baca juga: Selama Empat Tahun Terakhir, Sebanyak 43 Suami di Ngada Gugat Cerai Istrinya

Selain itu, Pimpinan komisi I DPRD Ngada ini juga meminta PLN untuk menyelesaikan perluasan jaringan listrik di RT 08 Kazukerok Dusun Waesaok, Desa Benteng Tawa yang sampai saat ini belum terlayani listrik

Selain itu, di Natartuak Kantor Desa Taenterong II, Kecamatan Riung yang sampai saat belum ada perluasan dari jaringan utama.

"Karena sisi dakumen dan persyaratan sudah terpenuhi semua. Sehingga PLN harus buka kembali file peta perluasan jaringan listrik di desa Benteng Tawa Kecamatan Riung barat, dan di Natartuak desa Taenterong II Kecamatan Riung, karena ada sebagian pemukiman penduduk dan fasilitas pelayanan publik yang belum teraliri listrik," ujarnya.

Wakil rakyat yang terkenal vokal itu menambahkan bahwa setiap dirinya melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Riung Barat, baik pada saat reses maupun mengikuti musrenbangdes dan musrenbangcam, hal aktual yang selalu dikemukakan oleh masyarakat yaitu memohon perjuangkan aspirasi berkaitan dengan perluasan jaringan listrik di wilayah Kecamatan Riung barat.

Baca juga: RSPP Betun Malaka akan Melakukan Pengadaan Obat Senilai Rp 1,9 Miliar Melalui E-katalog

Menurut Bosko, di zaman digital seperti saat ini, infrastruktur listrik sudah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak dan menjadi prioritas utama.

"Ketika kita bicara work form home, dan learn form home tidak akan berjalan kalau listrik tidak ada. Termasuk pengembangan UMKM masyarakat, listrik merupakan infrastruktur utama pendukung," pungkasnya. (*)

Berita Ngada Hari Ini

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved