RD Simon Tamelab Dinilai Uskup dan Umat Memenuhi Tri-Tugas dengan Baik
Anton Bele menilai selama menjadi gembala umat sejak dari stasi sampai paroki, RD Simon Tamelab telah melaksanakan tri-tugas dengan baik.
Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Gerardus Manyela
"Saya ditugaskan oleh Yang Mulia Bapak Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang pada 3 Maret 2012 untuk menjadi co Pastor di Stasi Fransiskus dari Assisi Kolhua yang merupakan bagian dari Paroki Sta. Familia Sikumana Kupang. Maka sejak saat itu saya tinggal bersama dengan umat di sebuah pastoran yang dihibahkan PT. Lopo Indah Permai kepada Gereja Assisi. Saya itu sebagai pastor yang barusan ditahbiskan menjadi imam diberi kepercayaan yang besar oleh Bapak Uskup untuk ada bersama umat Assisi Kolhua dalam berbagai kegiatan. Saya sempat ragu dan tidak percaya diri tapi saya melihat bagaimana umat Assisi dengan tulus hati dan gembira menyambut kehadiran saya untuk menjadi imam dan gembala mereka. Hal ini sangat nampak jelas terlihat dalam kebersamaan yang bersaudara pada berbagai kegiatan yang disepakati bersama. Kami saling mendukung dalam segala hal, baik rohani maupun jasmani," kata RD Simon.
Dia mengatakan, saat itu gereja masih dalam proses pembangunan. Umat sangat merindukan sebuah gereja yang bisa menampung umat dalam kegiatan peribadatan. Dirinya sangat terkesan dengan semangat umat yang luar biasa. Karena itu dirinya terus berjuang untuk bekerjasama dan sama-sama bekerja hingga akhirnya gedung gereja Asisisi Kolhua boleh diberkati oleh Bapak Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, tepatnya pada 4 Oktober 2014 dan secara resmi digunakan untuk merayakan ekaristi kudus.
Setahun setelah gedung gereja diberkati, tepat 1 Januari 2015 Dewan Pastoran Paroki dibentuk dan dilantik dan dirinya masih diberi kepercayaan oleh Bapak Uskup sebagai pastor paroki pertama di gereja St. Fransiskus dari Assisi Kolhua Kupang.
Selama bertugas sebagai pastor paroki, dirinya banyak belajar dari umat untuk bagaimana menjadi imam yang baik dan rendah hati. Kecintaan umat yang luar biasa akan kehadiran pastor sebagai gembala umat memeberi motivasi dirinya untuk selalu bersuka cita dalam melayani apapun tantangan dan kesulitan.
Baca juga: OMK Paroki Santo Fransiskus dari Assisi BTN Kolhua Anjang Sana di Oepoli Kabupaten Kupang
"Waktu terus berlalu tanpa terasa 11 tahun saya melayani umat di Assisi. Kini saatnya bagi saya untuk mengalami perjumpaan baru dengan umat di tempat yang baru. Hati memang sedih untuk meninggalkan Assisi tapi sebagai pastor saya harus taat dan setia pada janji suci imamat untuk melayani umat di mana saja saya berkarya. Sebagaimana Yesus berkata " "Marilah pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku tekah datang (Mark 1:38). Kemudian Rasul paulus juga menegaskan hal serupa, " karena jika aku memberitakan Injil, aku tidak mempunyai alasan untuk memegahkan diri. Sebab itu adalah keharusan bagiku. Selakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil (1 Kor 9:16). Atas dasar Firman Tuhan ini saya dikuatkan untuk memberi diri dalam melayani umat dimana saja saya ditugaskan. Maka tepatnya pada tanggal 27 Januari 2022, saya ditugaskan oleh Bapak Uskup untuk menjadi Pastor Paroki Gembala Yang Baik Kalabagi, Alor," kata RD Simon.(*)