Breaking News:

Berita Kota Kupang

Berkas P21, Tersangka Dokter Gigi Gadungan Segera Disidangkan

Ia mengalami gusi bengkak dan infeksi serta kerusakan pada gusi dan mulut. Ia juga mengalami luka di sekitar mulut.

Penulis: Ray Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/RAY REBON
Anton (kaos hitam), dokter gigi gadungan saat dijemput anggota Polres Kupang Kota 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM, KUPANG--Berkas perkara AHH alias Anton (35), warga Desa Bijeli, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT yang juga tersangka praktik kedokteran dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri Kupang.

Penyidik unit tindak pidana tertentu (Tipiter) Sat Reskrim Polres Kupang melimpahkan tersangka,  barang bukti dan berkas perkara ke Kejaksaan, Senin 15 November 2021.

Pekan depan, AHH alias Anton segera disidangkan di PN Kupang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Anton pun resmi ditahan sejak akhir September 2021 dan penahanan sudah diperpanjang lagi.

Tersangka dijerat dengan pasal 78 jo pasal 73 Ayat (2) Undang-Undang nomor 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran.

Baca juga: Kerukunan Keluarga Bima Dompu  Wilayah NTT dan Kota Kupang Dilantik

"Ancaman hukuman 5 tahun penjara," ujar Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Hasri Manasye Jaha, SH

Pasal tersebut menjelaskan setiap orang dilarang menggunakan alat, metode atau cara lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menimbulkan kesan seolah-olah yang bersangkutan adalah dokter atau dokter gigi yang telah memiliki tanda registrasi dan/atau surat izin praktik.

"Tersangka sudah kita limpahkan karena berkasnya sudah P21. Segera disidangkan," tandas Kasat.

Polisi mengamankan pelaku di rumahnya di Desa Bijeli Noemuti, Kabupaten TTU pekan lalu.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved