Breaking News:

Timor Leste

Timor Leste Kembali Terjebak, Perusahaan Australia Menangkan Kesepakatan Pengeboran Minyak Buffalo

Valaris, sebuah perusahaan asal Australia, akan mengebor sumur Buffalo-10 di lepas pantai Timor Leste yang sangat dinanti

Editor: Agustinus Sape
Petroleum Australia
Ilustrasi pengeboran minyak lepas pantai di Timor Leste. 

Timor Leste Kembali Terjebak, Valaris Menangkan Kesepakatan Pengeboran Minyak Buffalo-10

POS-KUPANG.COM - Valaris, sebuah perusahaan  Australia, akan mengebor sumur Buffalo-10 di lepas pantai Timor Leste yang sangat dinanti. Jika proyek pengeboran ini berhasil dapat membuka lebih dari 30 juta barel minyak.

Carnarvon Petroleum Australia mengatakan Kamis 2 September 2021, bahwa alat pendongkrak pengeboran (rig pengeboran jack-up) Valaris JU-107 telah dikontrak untuk mengebor sumur Buffalo-10 setelah unit tersebut menyelesaikan kontraknya saat ini.

Anjungan tersebut saat ini beroperasi di Laut Timor, sekitar 300 km dari lokasi Buffalo, dan diperkirakan akan menyelesaikan operasi tersebut dalam waktu sekitar delapan hingga 10 minggu dari sekarang.

Setelah itu akan dimobilisasi ke lapangan Buffalo yang bersejarah, kata Carnarvon.

“Waktu akhir sumur akan tergantung pada pengamanan layanan dan peralatan pendukung pengeboran yang tersisa, dan persetujuan joint venture dan peraturan, yang semuanya berjalan dengan baik,” tambah Carnarvon.

Baca juga: Apakah Timor Leste Siap Bergabung dengan ASEAN?

“Tim Carnarvon memiliki pengalaman sebelumnya dengan unit pengeboran ini saat mengebor penemuan transformasional Dorado-1 untuk Carnarvon pada tahun 2018. Carnarvon menantikan kesuksesan serupa untuk sumur Buffalo-10,” kata perusahaan tersebut.

Operator Carnarvon Petroleum yang terdaftar di Australia, dan mitra yang terdaftar di Inggris, Advance Energy, berharap untuk mengembangkan lebih dari 30 juta barel minyak yang tampaknya tidak dimiliki oleh operator sebelumnya, termasuk BHP dan Nexen Petroleum, di lepas pantai Timor Timur, juga dikenal sebagai Timor leste.

Ladang minyak Buffalo awalnya ditemukan pada tahun 1996 oleh BHP dan menghasilkan 20,5 juta barel minyak ringan antara tahun 1999 dan 2004.

BHP mengoperasikan lapangan tersebut selama dua tahun sebelum dijual ke Nexen.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved