Berita Kota Kupang
LKP Sister Salon Lepas 15 Lulusan Setelah 2 Bulan Pelatihan
Jangan dapat masalah sedikit sudah tidak mau lagi berusaha. Mau jadi wirausaha itu harus kuat, terus bertahan bersaing
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
Nah mereka ini datang dari latar belakang yang berbeda, ada yang tamatan SMP, ada yang SMA, ada yang Perguruan Tinggi yang belum bekerja tetapi usianya baru 25 tahun," lanjutnya.
Roos berharap setelah mengikuti pelatihan ini para peserta mampu mengimplementasikan kemampuan yang mereka dapatkan di kursus ini.
"Pemerintah pusat memberikan bantuan ke lembaga dengan tujuan untuk memanusiakan manusia. Mereka yang belum punya keterampilan untuk bisa memperoleh keterampilan dan dari keterampilan itu ada yang masih bujang tidak lagi membebani orangtua tetapi lewat skill yang mereka dapat mereka bisa menghasilkan uang untuk kebutuhan mereka sedangkan yang sudah berumah tangga mereka bisa membantu perekonomian keluarga dan yang terutama meminimalisir yang namanya kekerasan dalam rumah tangga," tandasnya.
Baca juga: Wali Kota Kupang Jadi Narasumber Pada Webinar PIKI, Ini Yang Dibahas
Salah satu peserta pelatihan, Osinta Yuliana Tapatab yang adalah lulusan Universitas Nusa Cendana (Undana) tahun 2019 silam memilih untuk mengikuti pelatihan ini karena sebelumnya dia sering memberi layanan smoothing rambut.
"Kelihatan hasil bagus jadi dengar dari saudara tentang kursus saya mau tambah ilmu," kata Osinta.
Meski rumahnya cukup jauh, Osin merupakan peserta telatihan terdisiplin karena setiap hari selalu datang setengah jam bahkan satu jam sebelumnya.
"Mudah - mudahan bisa buka salon sendiri sedikit - sedikit bisa membeli kebutuhan sendiri sehingga tidak menyusahkan orangtua," harapnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pose-bersama-usai-kegiatan.jpg)