Breaking News:

Berita TTS

Tidak Hadir Sidang Paripurna, Bupati TTS Pilih Ikut Acara Syukuran Hari Bakti Adhyaksa

Ia mengaku sempat berkomunikasi dengan Sekda TTS, Marthen Selan terkait kehadiran bupati dalam sidang paripurna.

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
PK/Dion Kota
Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau 

Tidak Hadir Sidang Paripurna, Bupati Tahun Pilih Ikut Acara Syukuran Hari Bakti Adhyaksa

Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota

POS-KUPANG.COM, SOE - Bupati TTS, Egusem Piether Tahun tidak hadir di sidang paripurna DPRD TTS dengan agenda penyampai laporan badan anggaran tentang hasil pembahasan terhadap Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2020, Kamis 22 Juli 2021.

Bupati Tahun memilih menghadiri acara syukuran Hari Bakti Adhyaksa ke-61 di Kejari TTS.

Akibat ketidakhadiran Bupati Tahun, sidang paripurna sempat di dua kali diskors untuk menunggu kehadiran Bupati Tahun.

Karena tak kunjung hadir hingga pukul 14.30 WITA, sesuai tatib, DPRD TTS membuat berita acara penundaan sidang paripurna lanjutan hingga Bupati Tahun bersama pimpinan OPD hadir di ruang sidang Paripurna.

Baca juga: Di TTS, Urus Dokumen Kependudukan Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin atau Swab

Jika dalam tiga hari kedepan Bupati Tahun tak kunjung datang, maka laporan badan anggaran tentang hasil pembahasan terhadap Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2020 akan disampaikan langsung ke Gubernur NTT.

"Kita sudah keluarkan undangan untuk sidang paripurna kemarin, tetapi hari ini pak bupati dan pimpinan OPD tidak hadir. Informasi dari Pak Sekda, Pak Bupati Tahun tidak mau hadir mengikuti sidang paripurna karena menurut bupati akan menimbulkan kerumunan. Sehingga Bupati Tahun maunya sidang paripurna pakai zoom saja. Tapi anehnya di lain sisi, Pak Bupati ikut acara syukuran HUT Adhyaksa. Pak Bupati juga ijinkan sholat Idul Adha yang dihadiri ribuan orang. Ini yang kita pertanyakan konsistensi dari sikap Bupati Tahun," ungkap Ketua DPRD TTS, Marcu Mbau.

Padahal menurut Marcu, ruang sidang DPRD TTS sangat representatif untuk melaksanakan sidang dengan tetap menaati protokol kesehatan.

Dimana jarak kursi sejak dahulu sudah di atur sesuai protokol kesehatan, tersedia alat cuci tangan tangan dan wajib menggunakan masker. Jumlah peserta yang mengikuti sidang paripurna pun tidak lebih dari 100 orang. 

Baca juga: Kasus Covid-19 di TTS Terus Naik, Capai 157 Kasus

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved