Senin, 13 April 2026

Pemkab Belu dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Sejumlah Pelayanan Keuangan 

Bank NTT juga menyerahkan bantuan CSR berupa satu unit mobil tangki air kepada Pemerintah Kabupaten Belu. 

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD dan Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS), Sabtu 3 Juli 2021. 

Pemkab Belu dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Sejumlah Pelayanan Keuangan 

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM, ATAMBUA-Pemerintah Kabupaten Belu dan PT. Bank Pembangunan Darah Nusa Tenggara Timur (NTT) menjalin kerja sama pelayanan keuangan pemerintah daerah. 

Kerja sama ini meliputi pembayaran gaji (Payroll) pegawai lingkup Pemerintah Kabupaten Belu, Penerapan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) online menggunakan Cash Management System (CMS) dan penyelenggaraan layanan penerimaan pembayaran jasa tagihan air minum (PDAM) Kabupaten Belu. 

Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut ditandatangani Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD dan Plt. Direktur PDAM Kabupaten Belu - Ir. Fridolinus Siribein, di Rumah Jabatan Bupati Belu, Sabtu 3 Juli 2021.

Pada kesempatan itu, Bank NTT juga menyerahkan bantuan CSR berupa satu unit mobil tangki air kepada Pemerintah Kabupaten Belu. 

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Belu Larang Semua Acara Keramaian, Pol PP Siap Pantau

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Belu - Drs. Aloysius Haleserens, MM, Pj. Sekda Belu, Frans Manafe, S.Pi, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Belu, Drs. Marsel Mau Meta.

Hadir juga, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Belu - Marsianus Loe Mau, SH, pemimpin umum Bank NTT, pimpinan Bank NTT Cabang Belu dan undangan lainnya. 

Direktur Utama Bank NTT, Harry A. Riwu Kaho dalam sambutannya mengatakan, penandatangan perjanjian kerja sama itu merupakan komitmen dari Bank NTT untuk bersinergi dan berkontribusi dalam membangun Kabupaten Belu. 

Alex Riwu menyampaikan, pencapaian kinerja Bank NTT per semester satu tahun 2021 bertumbuh secara positif walaupun di tengah situasi pandemi Covid-19

Baca juga: Kasus Positif COVID-19 di Kabupaten Belu - NTT Terus Bertambah, Ini Datanya

Permasalahan inti di Bank NTT adalah kredit  bermasalah.

Namun manajemen terus menekan dan secara berlahan prosentase kredit macet dari 5 persen menurun ke 2,5 persen posisi semester satu 2021.

"Pada saat kami ditugaskan bersama sama, kredit macetnya hampir mencapai 5 persen, namun dalam 3 bulan turun 3,48 persen dan kita mengakhiri semester pertama 2021 dengan 2,5 persen. Hal itu dikarenakan penataan tata kelola yang secara menyeluruh baik di kantor cabang maupun pusat", jelas Alex Riwu. 

Kata Alex Riwu, meski badai covid-19 sangat berpengaruh pada industri perbankan namun  Bank NTT mampu bertumbuh dengan baik dan memuaskan. 

Baca juga: Masyarakat Kabupaten Belu Antusias Terima Vaksin

Sampai dengan hari ini Bank NTT memperoleh laba mencapai 190 M.  Untuk kredit juga dinilai bagus dengan ekspansi selama setengah tahun mencapai satu triliun.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved