Senin, 13 April 2026

Masyarakat Kabupaten Belu Antusias Terima Vaksin

Antusias masyarakat yang sangat tinggi itu sempat membuat panitia sedikit kewalahan mengatur masyarakat agar tidak terjadi kerumunan

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Masyarakat menerima vaksin yang diselenggarakan Polres Belu bekerja sama dengan Pemerintah dalam rangka HUT Bhayangkari yang bertempat di GOR L. A Bone, Atambua, Sabtu 26 Juni 2021.  

Masyarakat Kabupaten Belu Antusias Terima Vaksin

Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas

POS KUPANG. COM| ATAMBUA--Masyarakat kota Atambua, Kabupaten Belu antusias mengikuti vaksin yang diselenggarakan Polres Belu bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Belu. 

Polres Belu menyelenggarakan program yang disebut Serbuan Vaksin ini dalam rangka HUT Bhayangkari tahun 2021. Vaksin dilaksanakan di GOR L.A Bone, Sabtu 26 Juni 2021 mulai pukul 08.00 Wita. 

Pantauan Pos Kupang. Com,  ratusan masyarakat mendatangi GOR untuk menerima vaksin dosis pertama dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker

Antusias masyarakat yang sangat tinggi itu sempat membuat panitia sedikit kewalahan mengatur masyarakat agar tidak terjadi kerumunan. 

Baca juga: Akses Pendidikan Menengah Merata di Kabupaten Belu

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp. PD dan Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh langsung tangan mengurai kondisi tersebut sehingga mampu dikendalikan.

Masyarakat mulai tertib menjaga jarak dengan mengambil posisi duduk menyebar di tribun GOR.

Polisi juga mengawal masyarakat agar lebih tertib menjaga jarak dan selalu memakai masker. 

Panitia menyiapkan dua titik pelayanan vaksin agar masyarakat tidak berkerumun.

Baca juga: Kabupaten Belu Belum Ada Desa Wisata Tematik

Alur pelaksanaan vaksin tetap mengikuti petunjuk teknis vaksin yakni diawali dengan pendaftaran dan verifikasi data peserta di meja pertama.

Verifikasi data dilakukan dengan menggunakan aplikasi Pcare Vaksinasi (pada komputer/laptop) yang telah tersedia. 

Kemudian, petugas kesehatan melakukan anamnesa untuk melihat kondisi kesehatan dan mengidentifikasi kondisi penyerta serta melakukan pemeriksaan fisik sederhana. Pemeriksaan meliputi suhu tubuh dan tekanan darah.

Setelah pemeriksaan, peserta dipanggil menuju meja vaksinantor dan siap menerima vaksin. Setelah vaksin, peserta diberikan snack dan menunggu pemberian sertifikat vaksin. 

Baca juga: Lestarikan Adat Rai Fohon Kabupaten Belu di Tengah Arus Perkembangan Zaman

Sejumlah warga, Igi Taus, Nety Sima, Yasinta Lau saat ditanya Pos Kupang. Com mengaku senang karena mereka sudah di vaksin. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved