Rabu, 27 Mei 2026

KPA Belu Gencar Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS

Komisi Penanggulangan HIV dan AIDS (KPA) Kabupaten Belu gencar sosialisasi dalam rangka penanggulangan dan pencegahan penularan HIV/AIDS

Tayang:
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
KPA Belu Gencar Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Marsel Siga 

KPA Belu Gencar Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA-----Komisi Penanggulangan HIV dan AIDS (KPA) Kabupaten Belu gencar sosialisasi dalam rangka penanggulangan dan pencegahan penularan HIV/AIDS di Kabupaten Belu. 

Kegiatan ini rutin dilakukan karena Kabupaten Belu merupakan salah satu kabupaten di NTT yang jumlah kasus HIV/AIDS terbanyak kedua setelah Kota Kupang. Kemudian, trend penularan kasus HIV dan AIDS tidak hanya pada kelompok beresiko tinggi seperti pekerja seks tetapi justru merambat pada kelompok beresiko rendah yaitu ibu rumah tangga.

Hal ini dikatakan Pengelolaan Program KPA Belu, Marcel Siga saat ditemui Pos Kupang. Com, Kamis 17 Juni 2021.

Marcel didampingi Sekretaris KPA, Magel Andreas mengatakan, berdasarkan data komulatif Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Belu 2013-Mei 2021 menunjukkan jumlah kasus HIV/AIDS sebanyak 770 kasus. Rincian HIV 354 kasus dan AIDS 416 kasus. Meninggal dunia 84 orang. 

Kota Kupang menempati urutan  pertama dengan jumlah kasus 1.566 kasus. Namun urutan kematian  kabupaten Belu menempati urutan pertama yakni 250 kasus. Sedangkan Kota Kupang hanya 68 kasus. 

Berdasarkan pekerjaan, kasus HIV/AIDS paling banyak adalah Ibu Rumah Tangga sebanyak 295 kasus. Disusul swasta 121 kasus. Kata Marcel, trend kasus ini tidak lagi hanya pada kelompok beresiko tinggi seperti pekerja seks, waria tapi merambat ke kelompok beresiko rendah yaitu ibu rumah tangga. 

Dengan kata lain, masyarakat di Kabupaten Belu tidak bisa menjamin bebas dari penyakit ini karena penularannya bukan lagi dari luar tetapi berada dalam Kabupaten Belu.

Sedangkan berdasarkan wilayah, kasus terbanyak terjadi di tiga kecamatan yaitu, kecamatan Atambua Selatan 130 kasus, Kakuluk Mesak 130 kasus dan Atambua Barat 122 Kasus.

Pemerintah melalui KPA terus melakukan upaya penanggulangan kasus ini lewat penyebaran informasi, pemeriksaan berkala bagi kelompok kunci dan memperkuat komunitas warga peduli AIDS atau WPA.

Baca juga: Ini Daftar Nama 30 Pemain Bajul Ijo Persebaya Surabaya di Liga 1 2021, Jadwal & Lawan Yang Dihadapi

Baca juga: Perubahan Jadwal dan Aturan Pemain Asing di Piala Walikota Solo Pelatih Persib Maung Bandung Heran

Program lainnya dari KPA adalah mengkampanyekan 100 persen penggunaan kondom. Setiap orang yang melakukan seks beresiko sebaiknya menggunakan kondom agar lebih aman dari ancaman HIV/AIDS.

Satu hal lagi yang ditekan KPA adalah pembentukan warga peduli AIDS atau WPA dengan melibatkan seluruh stakeholder mulai dari tingkat desa, kecamatan sampai Kabupaten Belu. (jen).

KPA Belu Gencar Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Marsel Siga
KPA Belu Gencar Sosialisasi Penanggulangan HIV/AIDS, Marsel Siga (POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS)
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved