Breaking News:

Cegah Anemia Sejak Dini, Bupati Nagekeo Beri Tablet Tambah Darah kepada Remaja Putri

Cegah Anemia sejak dini, Bupati Nagekeo beri Tablet Tambah Darah kepada remaja putri

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Para remaja putri di Kabupaten Nagekeo saat sedang minum tablet tambah darah, Rabu 16 Juni 2021. 

Cegah Anemia sejak dini, Bupati Nagekeo beri Tablet Tambah Darah kepada remaja putri

POS-KUPANG.COM | BAJAWA-Bupati Nageeko, Johannes Don Bosco Do kembali memberikan tablet tambah darah kepada para remaja putri di daerah tersebut. Kegiatan dalam rangka untuk mencegah anemia tersebut dilakukan di SMPS Hanura dan SMPS Baleriwu Danga, Rabu 16 Juni 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kadis Kesehatan Drg Ellya Dewi, Kepala Puskesmas Danga Claudia Pau, Kepala SMPS Hanura Danga Kristoforus Jo Wea, S. Pd, Kepala SMAK Baleriwu Danga Paulus Tenga, S.Pd dan para guru.

Bupati Don dalam sambutannya berharap, setelah kegiatan tersebut, pemerintah dan masyarakat umum dapat memperhatikan asupan gizi para remaja putri ditambah dengan suplemen yang dibagikan oleh Dinas Kesehatan Nagekeo.

Baca juga: Peluang dan Tantangan Bonus Demografi Indonesia

Baca juga: Kode Redeem FF 17 Juni 2021, Buruan Tukar Kode Redeem Free Fire Terbaru

"Dan mudah-mudahan kita sama-sama sadar bahwa selalu cek HB dan itu bisa melalui UKS. Alatnya sederhana yang dulunya alat ini eksklusif di faskes tetapi sekarang sudah bisa dijual di toko. Alat digital mudah sekali pakai itu," ungkapnya.

Bupati Don mengungkapkan, Negara dan bangsa dimanapun berada, apabila dalam keadaan yang paling susah sekalipun, maka nasihat bijaknya adalah perhatikan kesehatan dan pendidikan kaum wanita. Hal itu karena wanita yang menyimpan benih, melahirkan dan membesarkan anak.

Untuk itu, penting sekali sebuah negara, daerah, dan kabupaten ini memperhatikan kesehatan wanita agar 15 atau 20 tahun yang akan datang, pemerintah mendapatkan generasi yang bebas stunting.

"Penting sekali memperhatikan kesehatan wanita. Harus menjamin calon-calon ibu di masa depan itu sehat," ungkapnya.

Baca juga: Ini Jadi Alasan Demokrat NTT Dukung Rihi Heke - Yohanes Uly Dalam PSU Pilkada Sarai

Baca juga: Bertemu Dubes  Republik Ceko, Menko Airlangga Melihat Potensi Dagang dan Investasi yang Besar

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo, Drg. Ellya Dewi mengatakan bahwa, sesuai dengan rekomendasi WHO tahun 2021, upaya penanggulangan anemia remaja putri dan Wanita Usia Subur harus difokuskan pada kegiatan promosi dan kegiatan pencegahan seperti peningkatan konsumsi makanan kaya zat besi, pemberian suplementasi TTD, dan juga peningkatan fortifikasi bahan pangan dengan zat besi dan asam folat.

Dijelaskan drg. Dewi, seorang remaja putri adalah calon ibu dari anak sehingga perlu dipersiapkan secara baik kesehatannya. Sebab, jika tidak, akan berdampak pada kehamilan, persalinan, dan bayi yang dilahirkan akan mempunyai masalah kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved