Wagub NTT, Josep Nae Soi Minta IOM Segera Selesaikan Masalah Pengungsi Afghanistan di Kupang
Wagub NTT, Josep Nae Soi Minta IOM Segera Selesaikan Masalah Pengungsi Afghanistan di Kupang
Penulis: OMDSMY Novemy Leo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
"Mau jadi warga negara Indonesia? Di Kupang Aman? Indonesia Aman? "Ada ketentuan ga? Coba saya cek ke imigrasi di Jakarta, sudah 7 tahun mereka berkeinginan mau jadi warga negara prosesnya bagaimanya? nanti akan dihubungi," kata Nae Soi yag meminta stafnya bisa mengecek regulasinya nanti.
Dan langsung dijawab oleh Kubra dan Reza Khademi bahwa prinsipnya mereka mau asalkan mereka bisa hidup dengan aman.

Nae Soi berjanji akan memfasilitasi persoalan pengungsi ini dan hal ini tentu harus dia dikoordinasikan lagi dengan IOM Jakarta dan Imigrasi Jakarta. Begitu juga IOM Kupang harus melaporkan keinginan pengungsi afghanistan di Kupang itu kepada IOM Jakarta.
"Asni tidak bisa ambil keputusan sekarang. Saya dan IOM kita coba cari jalan keluar paling baik supaya bisa secepatnya. Nanti saya akan tanya jalan keluarganya bagaimana. Tolong berikan saya waktu 2 minggu. Saya kontak ke Jakarta, Asni juga kontak kita akan cari yang paling baik," kata Nae Soi.
Nae Soi mengatakan, harus dicari jalan keluar terbaik agar ada win-win solution. Karena disatu pihak pengungsi mau pindah ke negara ketiga atau ke kota lain di Indonesia. Dan di pihak lain, IOM tak bisa memenuhi karena keterbatasan regulasi.
Sambil menunggu hasil, Nae Soi minta Kubra dan pengungsi yang ingin pindah ke Kota lain di Indonesia bukan karena alasan sakit, bisa membuat surat kepada IOM dan Pemda NTT dengan mencantumkan argumentasi yang bisa diterima.
“Tadi sampai airmata keluar karena sudah 6 sampai 7 tahun di Kupang, mereka tidak merasa nyaman dan ingin pindah. Kita tidak bisa memaksakan, orang kebebasan sesuai hak asasi manusia,” kata Nae Soi. (poskupang.com, novemy leo)
IOM Kupang Pastikan Ikuti Regulasi Dalam Penanganan Pengungsi Afghanistan di Kupang, Provinsi NTT.
Hal ini disampaikan Kepala IOM Kupang, Asni kepada Wakil Gubernur NTT, Josep Nae Soi, SH, di ruang kerjanya, Rabu (19/5/2021) siang.
Hari itu Wagub NTT Josep Nae Soi memanggil IOM Kupang untuk bisa didengar klarifikasikan atas pengaduan pengungsi Afgahnistan yang ada di Kupang.
Asni mengatakan, pihaknya memfasilitasi pendidikan anak dengan sekolah namun untuk ijasah dan NIS tidak bisa difasilitasi IOM karena tak ada regulasi.
“Negara kita memang belum tergabung menandatangani konvensi 51 sehingga ada keterbatas dan mereka tidak bisa dapat ijasah,” jelas Asni.

Untuk kasus Husein, demikian Asni, beberapa waktu lalu mereka sudah membawa Husein ke rumah sakit.
Namun Asni tak mau membicarakan soal kondisi kesehatan Husein karena itu menyangkut privasi pasien.
“Yang pasti kita sudah berikan fasilitas yang dibuhtuhkan Husein. Selama ini dia harus minum obat yang diberikan oleh kita. Dan kami hanya memfasilitasi setiap anjuran yang diberikan dokter itulah yang kami lakukan,” kata Asni.
Baca juga: Husein Pengungsi Afghanistan di Kupang Mendadak Bisu
Baca juga: Pengungsi Afghanistan di Kupang Minta UNHCR, Pemda NTT, Selamatkan Mereka
Baca juga: Anak-Anak, Remaja, Perempuan Hamil Asal Afghanistan Demo Ke Kantor IOM Kupang
Baca juga: IOM Berikan MHPSS Multi-Layered Pada Pengungsi Afghanistan di Kupang, Provinsi NTT