Tukang Ojek Di TTS Dilarikan Ke RS Usai Dikeroyok GL Cs
Nasib naas menimpa Yahya Kleing (35), seorang tukang ojek di wilayah Kota Soe. Yahya diduga dikeroyok
Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | SOE - Nasib naas menimpa Yahya Kleing (35), seorang tukang ojek di wilayah Kota Soe. Yahya diduga dikeroyok oknum berinisial GL dan teman-temannya pada Sabtu (15/5/2021) siang di depan SPBU Oenali saat hendak mengantar penumpang.
GL dan teman-temannya menghentikan sepeda motor korban lalu menghajar korban. Korban yang sempat melarikan diri, dipanah oleh salah seorang pelaku. Busur panah tersebut menancap pada bagian punggungnya.
Yahya mengisahkan, kejadian naas tersebut berawal ketika dirinya mengantar penumpang menuju Gereja Imanuel Oenali.
Baca juga: Warga Desa Wairterang Sikka Geger Seorang Pemuda Tewas di Dapur Rumahnya
Baca juga: BKPP Sumba Barat Tunggu Informasi Keputusan Kuota CPNS Dan PPPK Dari Panselnas
Setibanya di depan SPBU Oenali, tiba-tiba muncul salah seorang pelaku dan langsung menendang dirinya hingga ia terjatuh dari sepeda motornya. Tak lama berselang, datang tiga orang lagi yang langsung mengeroyok dirinnya.
"Saya kaget, tiba-tiba GL muncul dan menendang sepeda motor saya hingga jatuh. Saat saya bangun, datang lagi tiga orang teman GL langsung mengeroyok saya," kisahnya kepada Pos-Kupang.Com, Rabu (19/5/2021).
Aksi pengeroyokan tersebut sempat berhenti usai Satpam SPBU Oenali datang dan melerai pengeroyokan tersebut. Karena sepeda motornya rusak, korban meminta salah seorang kenalannya untuk mengantarkannya kembali ke rumah guna menyampaikan kejadian tersebut kepada keluarga korban.
Baca juga: Kesaksian Kepala Basarnas Kupang Siaga Dalam Beberapa Bencana di NTT
Baca juga: Menko Airlangga: Vaksin Gotong Royong Percepat Vaksinasi untuk Usia Produktif
Namun dalam perjalan menuju rumah, sepeda motor yang ditumpangi korban diikuti oleh dua orang pelaku lainnya dengan menggunakan sepeda motor.
Salah satu pelaku yang mengikuti korban memegang panah dan langsung menembakkan busur panahnya dan mengenai punggung korban.
Melihat korban terpanah, kenalan korban lalu membawa korban ke kantor polisi guna mendapatkan perlindungan sebelum dibawah ke RSUD Soe guna mendapatkan perlindungan medis.
" Usai panah saya, dua pelaku yang tidak saya kenal itu lalu kabur. Sedangkan saya dibawa ke Polres TTS guna melaporkan kejadian tersebut lalu dibawah ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan medis," ujarnya.
Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Hendricka Bahtera membenarkan kasus pengeroyokan tersebut. Saat ini korban sedang dirawat di rumah sakit. Pihak kepolisian masih memburu para pelaku.
"Pas melapor, korban belum bisa diambil keterangannya karena perlu pertolongan medis sehingga langsung dilarikan ke RSUD Soe. Saat ini kita masih memburu para pelaku", ujarnya singkat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)