Kegiatan Takbiran Dilaksanakan di Lingkungan Masjid di Kabupaten Belu
Umat Islam tidak melakukan pawai sebagaimana biasa dilakukan umat Islam di tahun-tahun sebelum pandemi covid-19
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Kegiatan Takbiran Dilaksanakan di Lingkungan Masjid di Kabupaten Belu
POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Umat Islam di Kabupaten Belu melaksanakan kegiatan takbiran menyambut Idul Fitri 1442 Hijriah hanya di lingkungan masjid. Umat Islam tidak melakukan pawai sebagaimana biasa dilakukan umat Islam di tahun-tahun sebelum pandemi covid-19 melanda negeri ini.
Pelaksanaan takbiran yang berpusat di lingkungan masjid ini merupakan wujud kepatuhan umat Islam terhadap protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah demi mencegah penularan Covid-19.
Hal ini disampaikan Pengurus Masjid Agung Hidayatulah Pasar Baru Atambua, Hj. Khamarudin kepada wartawan saat ditemui, Rabu 12 Mei 2021 malam.
Baca juga: Mutiara Ramadan: Semangat Bertoleransi
Menurut Khamarudin, pelaksanaan takbiran tahun ini hanya berpusat di Masjid.
"Untuk takbiran malam ini hanya di masjid saja, kita tidak keluar. Kalau dulu kan kita keluar jalan keliling kota. Ini kita lakukan untuk mencegah covid-19", kata Khamarudin.
Lanjutnya, panitia dan sudah menghimbau kepada semua umat Islam agar setiap mengikuti kegiatan keagamaan mulai dari takbiran sampai dengan pelaksanaan sholat Idul Fitri besok harus menerapkan protokol kesehatan yakni, menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun.
Baca juga: Mutiara Ramadan: Ramadan Sebagai Sarana Pembentukan Manusia yang Berakhlakul Karimah
Menurut Khamarudin, untuk Masjid Agung Hidayatulah sangat cukup menampung umat yang datang mengikuti sholat Idul Fitri besok karena selain di dalam masjid juga bisa di luar masjid. Kemudian, ada beberapa masjid yang ditetapkan untuk pelaksanaan sholat idul fitri sehingga umat Islam terbagi di beberapa masjid tersebut.
Khamarudin menambahkan, pelaksanaan takbiran dan juga sholad Idul Fitri mendapat dukungan pengamanan dari Polres Belu dan juga unsur pemerintah.
Ditanya soal kesan takbiran di tengah pandemi covid-19, Khamarudin mengaku tahun ini sedikit baik ketimbang tahun lalu ketika masih awal-awal kasus covid-19. Meski demikian, penerapan protokol kesehatan tetap menjadi perhatian. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).