Breaking News:

Bandara El Tari Kupang Mulai Gunakan GeNose Hari Ini

Bandara El Tari Kupang mulai menerapkan penggunaan GeNose C19 sebagai salah satu syarat perjalanan menggunakan pesawat

POS-KUPANG.COM / DIONISIUS REBON
GM Angkasa Pura 1 Bandara El Tari Kupang, Iwan Novi Hantoro 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Manajemen Bandara El Tari Kupang mulai menerapkan penggunaan GeNose C19 sebagai salah satu syarat perjalanan menggunakan pesawat. Masyarakat dapat memilih jenis tes ini untuk mendeteksi virus corona melalui embusan napas. Biaya yang dikeluarkan sebesar Rp50 ribu untuk sekali pengambilan sampel.

Dalam peluncuran pelaksanaan GeNose C19 di halaman parkir Bandara El Tari Kupang, GM Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang Iwan Novi Hantoro menjelaskan bahwa Bandara El Tari Kupang baru menerapkan penggunaan GeNose C19 per hari ini, Rabu (28/4). Ada lima alat yang disediakan, tapi baru tiga yang digunakan sambil melihat antusias calon penumpang menggunakan GeNose C19.

Dengan kehadiran GeNose C19, kini masyarakat dapat memilih dengan lebih leluasa jenis tes yang diinginkan: PCR, Rapid Antigen, atau GeNose C19.

"Sekarang tergantung masyarakat. Kalau ingin gunakan GeNose C19 ya bisa lakukan di bandara. Kalau mau rapid antigen, di bandara juga ada," katanya lagi.

Baca juga: Maskapai Dukung Penggunaan GeNose C19 di Bandara El Tari Kupang

Baca juga: Batas Validasi Diperpanjang Hingga 30 April 2021 Mendatang, Gubernur NTT Beri Peringatan Terkahir

Iwan menegaskan, para calon penumpang tidak boleh makan, minum, dan merokok 30 menit sebelum pengambilan sampel. Jika dilanggar, nantinya akan berpengaruh pada hasil pemeriksaan.

"Kami imbau masyarakat yang akan lakukan perjalanan menggunakan transportasi udara yang mana calon penumpang melakukan tes dengan GeNose C19, harus dipatuhi hal tersebut," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, penggunaan GeNose C19 telah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Satgas Nomor 12 tahun 2021 yang menggantikan sebelumnya SE Nomor 7 tahun 2021. Dalam SE tersebut, kebijakan baru yang diambil adalah menerapkan alat testing buatan dalam negeri GeNose C19 yang diperluas terhadap sejumlah alat transportasi.

Baca juga: Ayu Ting Ting dan Nagita Slavina Bak Musuh Bebuyutan, Sang Biduan Dituduh Niat Rebut Raffi Ahmad

Baca juga: Sambut Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati, Ratusan PNS Selempangkan Kain Sumba

Pemberlakuan GeNose C19 di bandara dalam wilayah Angkasa Pura I sendiri telah dilakukan sejak 1 April 2021 dan bertahap. Pemberlakuan pertama di Bandara Yogyakarta Kulon Progo, berlanjut ke bandara lain. Sesuai jadwal, penerapan GeNose C19 di Bandara El Tari Kupang pada 28 April 2021.

Adapun sebelum melakukan pemeriksaan GeNose C19, calon penumpang harus memiliki tiket dan berada dalam kondisi sehat. Calon penumpang juga dilarang merokok, makan, dan minum (kecuali air putih) selama 30 menit sebelum pemeriksaan sampel napas.

Nantinya, calon penumpang harus menunjukkan tike dan kode pemesanan (kode booking) kepada petugas. Selanjutnya, petugas akan memberikan kantong napas sesuai nama calon penumpang. Buka katup T-Valve pada kantong napas sebelum mengembuskan napas. Calon penumpang mengambil napas melalui hidung dan mengembuskan lewat mulut sebanyak tiga kali. Pada saat pengambilan napas ketiga itulah, napas harus diembuskan ke dalam kantong napas hingga penuh. Setelah embus, tutup kantong T-Valve. Calon penumpang dapat menyerahkan ke petugas dan menanti hasilnya.

Masyarakat dapat mengunakan GeNose sebagai salah satu syarat perjalanan dengan melakukan pemeriksaan di halaman parkir Bandara El Tari Kupang setiap pukul 07.00 pagi hingga 14.00 Wita. Masa berlaku GeNose C19 yakni sebelum keberangkatan di hari tersebut. Hasil pemeriksaan bisa diketahui dalam dua sampai tiga menit saja. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Berita Kota Kupang

Penulis: F Mariana Nuka
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved