Batas Validasi Diperpanjang Hingga 30 April 2021 Mendatang, Gubernur NTT Beri Peringatan Terkahir

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat secara tegas memberikan ultimatum kepada seluruh Bupati se-NTT

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (jas biru) saat memberikan keterangan pers. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat secara tegas memberikan ultimatum kepada seluruh Bupati se-NTT yang daerahnya terdampak Siklon Tropis Seroja agar melengkapi data kerusakan rumah pada tanggal 30 Januari 2021 pukul 00.00 WITA.

"Jika sampai dengan hari Jumad 30 April 2021, masih ada Kabupaten yang belum secara lengkap melaporkan hasil validasi data kerusakan rumah, maka lewat dari pukul 00.00 WITA pelayanan BPBD Provinsi NTT harus ditutup," tegas gubernur saat memberikan arahan dalam penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH), Rabu 28 April 2021.

"Kalau ada rakyat ribut tidak terlayani, saya pimpin rakyatnya utk teriak Bupatinya," sambungnya.

Gubernur kembali menegaskan, apabila pengajuan data terkait bencana kembali terlambat, merupakan tanggungjawab pemda setempat.

Baca juga: Sambut Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati, Ratusan PNS Selempangkan Kain Sumba

Baca juga: Promo Alfamart Hari Ini 28 April 2021, Khong Guan 1600 g Turun Harga Rp 73.800, Monde Rp 52.900

Ia juga akan mengumumkan kepada masyarakat apabila kepala daerah setempat gagal dalam pengurusan administrasi terkait kebencanaan. Menurutnya, langkah-langkah ekstrem ini terpaksa diambil agar para kepala daerah dapat laksanakan tugasnya dengan baik.

"Masalah bencana adalah masalah luar biasa, jadi pendekatannya juga harus super luar biasa. Pusat sudah bantu luar biasa ke provinsi NTT, para pimpinan daerah tunjukkan ke pusat, dengan bergerak lebih cepat dan tuntas," tandasnya.

Diterangkannya, saat ini adanya masalah sehingga masyarakat sangat membutuhkan kehadiran pemimpinannya yang berani bertanggungjawab untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut.

Baca juga: India Makin Terpuruk, Belum Usai Dihantam Covid-19, Kini Gempa Melanda Hingga Merusak Bangunan

Baca juga: Kronologi Lengkap: Kasus Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Labuan Bajo

Gubernur NTT mengingat dengan baik pesan dari Kepala BNPB, Doni Manardo bahwa Pemimpin harus cepat berada di tengah-tengah masyarakat jikalau masyarakat membutuhkan kehadirannya, disaat ada masalah. Yang layak berdiri sebagai pemimpin ialah yg berani bertanggungjawab utk rakyatnya, tambah Laiskodat.

"Penyaluran dana tunggu hunian ini sebesar Rp. 500.000 per kepala keluarga untuk satu bulan yang dibayarkan selama 3 bulan. Terkait usulan bantuan hunian rumah, agar segera di validasi sesuai fakta yang ada dan segera dikirim ke BNPB, lengkapi juga administrasi utk warga yang meninggal dunia akibat siklon tropis seroja," ungkap perwakilan BNPB, Brigjen Syahyudi saat menyerahkan DTH kepada Pemprov NTT, Rabu 28 April 2021. (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Berita Bencana Alam NTT

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved