Baliho Rizieq Shihab Dipasang Lagi di Bekasi, Videonya Viral, Polisi Kaget dan Langsung Turun Tangan
Sebuah aksi pemasangan baliho bergambar Habib Rizieq Shihab (HRS) di kawasan Bekasi oleh sekelompok orang, menghebohkan dunia maya.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Sebuah aksi pemasangan baliho bergambar Habib Rizieq Shihab (HRS) di kawasan Bekasi oleh sekelompok orang, menghebohkan dunia maya.
Pasalnya sekelompok orang yang diduga berasal dari sebuah ormas, tiba-tiba menaikkan baliho HRS di salah satu sisi jalan di kawasan tersebut.
Aksi pemasangan baliho tersebut langsung viral di media sosial. Dalam video terlihat sejumlah orang berusaha merentangkan baliho untuk dipasang di Kota Bekas.
Dalam video itu juga aktivitas pemasangan billboard yang bergambar HRS.
Baca juga: Habib Rizieq Shihab Blak-Blakan Katai Jaksa sebagai Orang Pandir dan Dungu, JPU Respon Bilang Begini
Baca juga: Refly Harun Buat Pernyataan Menohok Sebut Sosok Ini Yang Tega Penjarakan Habib Rizieq Shihab, Siapa?
Lokasi pemasangan billboard tersebut belum diketahui persis tempatnya. AKan tetapi diduga berada di kawasan Kota Bekasi.
Aksi pemasangan baliho itu tentunya tak sejalan dengan sikap pemerintah yang melarang pemasangan baliho bergambar Habib Rizieq Shihab
Olehnya, para pemasang billboard itu dinilai tak kapok dengan aksi penurunan spanduk dan baliho HRS yang gencar dilakukan aparat gabungan beberapa waktu lalu.
"Sudah naik banner Habib Rizieq, sudah terpasang. Semua aliansi ormas Kota Bekasi,” kata salah seorang dalam video tersebut.
Orang tersebut juga menyebutkan nama-nama ormas yang logonya juga tecantum dalam spanduk bergambar HRS yang hingga kini belum diketahui secara pasti lokasi dan waktu pemasangannya.
Video tersebut seperti diunggah oleh akun twitter @rosidinbrawija3 pada Minggu 18 April 2021.
Menanggapi hal itu, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengaku, belum mengetahui adanya pemasangan baliho tersebut.
"Belum tahu, anggota sedang melakukan pengecekan," kata Erna.
Sementara itu, Kasat Pol PP Kota Bekasi, Abi Hurairah memastikan belum ada laporan adanya pemasangan baliho yang viral tersebut.
Menurut dia, jika baliho tersebut memang tidak berijin akan diberikan penindakan.
"Kalau tidak ada izin, ya kita turunkan," ucap Abi.
Abi menegaskan sejak kegiatan ormas FPI dilarang oleh pemerintah, pihaknya telah lama melakukan penurunan paksa semua baliho yang berhubungan dengan FPI.
Bahkan, penurunan paksa yang dilakukan di Kota Bekasi bersama dengan pihak kepolisian dan TNI.
"Bekasi bersih dari baliho itu," ucapnya.
Untuk diingat, pada akhir tahun 2020 lalu, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman memerintahkan anggotanya mencopot semua baliho maupun spanduk bergambar Habib Rizieq Shihab yang tersebar di sejumlah titik di Jakarta.
Pencopotan baliho tersebut diikuti dengan sikap tegas pemerintah menangkap dan memroseshukumkan Habib Rizieq Shihab dengan tuduhan pelanggaran protokol kesehatan (prokes).
Tuduhan pelanggaran prokes tersebut, semenjak datangnya Rizieq Shihab dari Arab Saudi ke Jakarta pada 10 November 2020 lalu.
Sejak saat itu, kasus kerumunnan massal tercipta di sejumlah tempat, termasuk di Petamburan Jakarta, juga di Megamendung.
Kasus kerumunan menjadi sorotan pemerintah, karena saat itu kasus penularan covid-19 di Jakarta, sedang mewabah sangat cepat di kalangan masyarakat.
Beberapa kali Habib Rizieq Shihab dipanggil namun hal itu tak diindahkan. Ketika diminta hasil swab-nya di RS Ummi Bogor juga tak dipenuhi, hingga akhirnya ia dipanggil untuk diperiksa di Mabes Polri.
Sejak dipanggil itulah Rizieq Shihab langsung ditetapkan sebagai tersangka, dan yang bersangkutan dijebloskan ke balik jeruji besi mabes polri.
Saat ini, Habib Rizieq Shihab sedang menjalani sidang kasus pelanggaran prokes tersebut di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur.
Baca juga: Teroris di Indonesia Ada Kaitan dengan Kasus Habib Rizieq Shihab Simak Pengakuan Terduga Teroris Ini
Baca juga: Habib Rizieq Shihab Ungkit Ahok Penista, Gugat Kasus Raffi Ahmad hingga Sean Gelael, Singgung Jokowi

Dahnil Anzar Sebut HRS Bukan Ulama Panutan
Secara terpisah, Influencer dan Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU), Guntur Romli mengungkapkan kesamaan pendapatnya dengan pernyataan Dahnil Anzar Simanjuntak, juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto,
Ada pun pernyataan Dahnil Anzar Simanjuntak itu tentang sosok Habib Rizieq Shihab yang disebut sebagai bukan ulama panutan.
Sebelumnya, beredar tangkapan layar pernyataan-pernyataan Dahnil Anzar yang bernarasi sinis tentang Habib Rizieq Shihab.
Isi tangkapan layar itu diantaranya menyinggung soal ulama yang gemar memprovokasi dan mudah memaki.
Tangkapan layar lain menunjukkan Dahnil yang menganggap Habib Rizieq tidak memberikan kontribusi besar terhadap perolehan suara Prabowo Subianto pada momentum pemilihan presiden di tahun 2019.
"Kalau benar ini komen Bung Dahnil, saya setuju. Rizieq itu sudah pernah masuk penjara 2 kali, ini lagi di Pengadilan mau yang ke-3. Belum kasus2 yang lain."
"Padahal masih banyak ulama, Habaib lain yang masih jadi panutan," tulis Guntur Romli di akun Twitternya, Minggu 18 April 2021.
Dahnil Anzar sebelumnya menjadi sorotan setidaknya dalam dua hari terakhir.
Hal tersebut lantaran beredarnya tangkapan layar komentar Dahnil yang dianggap mengkerdilkan Habib Rizieq Shihab.
Dalam tangkapan layar itu juga muncul narasi bahwa Habib Rizieq sejatinya tidak banyak berkontribusi bagi perolehan suara Prabowo-Sandiaga Uno pada momentum Pilpres 2019 lalu.
Dahnil pun menjadi bulan-bulanan para pendukung Habib Rizieq.
Ia bahkan disebut sebagai penghianat dan lupa dengan perjuangan para relawan ketika dirinya sudah mendapatkan jabatan.
"Dahnil Anzar itu harus diingatkan..Ga usah menjadi sombong..dukungan mengalir ke calon yg dia usung bukan karena Suka atau fanatik juga..tapi calonny emang cuman ada dua. Dan Jangan lupakan, ada Ratusan nyawa yg berkorban tanpa keadilan untuk pesta yg sekali 5 tahun itu," tulis @JeanAprilia96
Para pendukung Habib Rizieq ramai-ramai mengingatkan kepada Dahnil bahwa mereka mendukung Prabowo lantaran perintah dari Habib Rizieq.
Bahkan, mereka rela mengeluarkan uang pribadi hingga ratusan juta bahkan miliaran rupiah hanya untuk memberikan dukungan kepada Prabowo-Sandi.

Baca juga: Ustadz Yusuf Mansur Disindir Hanya Diam Saat Habib Rizieq Shihab Didzalimi Singgung Siapa Yang Hebat
Baca juga: Habib Rizieq Shihab Disidangkan, Massa Simpatisan Bergerak ke PN Jaktim, Polisi Siagakan Pengamanan
Viral dan Tuai kecaman
Diberitakan sebelumnya, Dahnil Anzar Simanjuntak Juru Bicara Prabowo, Menteri Pertahanan mendadak viral di media sosial.
Dahnil Anzar diserang netizen karena menyinggung mantan pendiri Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.
Di mana beredar potongan-potongan Dahnil Anzar memberikan komentar terkait Habib Rizieq di postingan Facebook-nya Dahnil Anzar Simanjuntak pada Jumat (16/4/2021), kemudian viral di Twitter dan Facebook.
Meskipun saat ini potongan tersebut kini tidak terlihat lagi.
Namun, netizen telah sempat menangkap layar komentar tersebut.
Hal itu berawal saat Dahnil mengunggah ucapan Dirgahayu Kopassus.
"Dirgahayu Kopassus. Berani, Benar, Berhasil.Berani, Benar, Berhasil," tulisnya.

"Kemarin mereka turunin spanduk IB padahal selama ini IB bersama TNI, gimana menurut Anda?” tulis pemilik akun Bi****va dalam kolom komentar positingan Dahnil tersebut.
Lalu Dahnil pun menjawab pertanyaan netizen.
Di mana Dahnil menyebut bahwa Habib Rizieq bukan siapa-siapa bagi dirinya.
“Dia siapa? Bukan siapa-siapa bagi saya justru saya yang bantu dan bela imam mu dulu, tapi sebaliknya dia tak pernah berkontribusi untuk membantu saya, Persamaannya saya pernah lawan Ahok sama dengan dia, dan dia pernah dukung PS sama dengan saya. Selebihnya saya bantu hak-hak dia, tapi dia tidak pernah bantu hak-hak sy, Itu terang jelas ya,” tulis Dahnil Anzar menjawab pertanyaan netizen.
Lalu, pada foto tangkapan lainnya, juga mempertanyakan kepada Dahnil, "Ada ulama menyerukan kebenaran kok nggak dibela sih."
Dahnil pun kembali memberikan tanggapannya.
“Ulama yang menyerukan kebenaran banyak sekali. Bukan ulama yang memaki orang sana sini, menuduh sana sini, provokasi dll, itu bukan ulama,” tulis Dahnil.
Tak hanya itu, dalam komentar lainnya netizen juga mempertanyakan hubungan antara Habib Rizieq dengan Muhammadiyah.
Baca juga: Habib Rizieq Shihab Bereaksi Keras Jokowi Legalkan Investasi Miras, Aziz Yanuar: Induk Maksiat
Baca juga: Polisi Jelaskan Kondisi Terkini Habib Rizieq Shihab Setelah Dikabarkan Sakit hingga Hampir Pingsan
Namun, Dahnil kemudian memberikan jawaban yang menohok, hingga membuat netizen geram.
“Tidak ada warga Muhammadiyah yang berImam ke HRS. Dakwah dia tak bersesuaian dengan Muh. Jadi koreksi kemuhammadiyahan mu kalau begitu,” kata Dahnil.
Atas pernyataan itu, Dahnil Anzar pun menjadi trending di Twitter dengan tanda pagar (tagar) #DahnilAnzarSongong.
Hingga Sabtu 17 April 2021 siang, telah terdapat 1,878 Tweets dalam tagar #DahnilAnzarSongong.
Sementara itu ketika dikonfirmasi oleh Warta Kota, hingga berita ini diturunkan Dahnil Anzar belum merespon pesan yang dikirim pada Sabtu 17 April 2021.