Breaking News:

Habib Rizieq Shihab Blak-Blakan Katai Jaksa sebagai Orang Pandir dan Dungu, JPU Respon Bilang Begini

Habib Rizieq Shibab, mantan pemimpin FPI secara blak-blakan mengatai jaksa penuntut umum sebagai orang yang pandir dan dungu.

Editor: Frans Krowin
Tribunnews.com
Mantan pemimpin FPI Rizieq Shihab saat membacakan eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Jumat (26/3/2021).(DOKUMENTASI KUASA HUKUM RIZIEQ SHIHAB) 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Habib Rizieq Shibab, mantan pemimpin FPI secara blak-blakan mengatai jaksa penuntut umum sebagai orang yang pandir dan dungu.

Pernyataan terdakwa kasus pelanggaran protokol kesehatan itu mengemuka saat membacakan eksepsinya dalam lanjutan sidang kasus itu di PN Jakarta Timur, Selasa 30 Maret 2021.

Dalam eksepsinya, terdakwa kasus kerumunan di Petamburan Rizieq Shihab menuding Jaksa penuntut umum (JPU) sebagai orang dungu dan pandir.

Pasalnya, jaksa penuntut umum dianggap tidak memahami soal SKT (Surat Keterangan Terdaftar) Front Pembela Islam (FPI).

Terhadap pernyataan Rizieq Shihab itu, JPU menyatakan, kata-kata dungu dan pandir yang digunakan oleh Rizieq Shihab, sejatinya bukan bagian dari eksepsi.

JPU pun menyatakan bahwa kalimat-kalimat tersebut sejatinya digunakan oleh orang-orang yang tidak terdidik dan berpikir dangkal.

"Kalimat-kalimat seperti ini bukanlah bagian dari eksepsi kecuali bahasa-bahasa seperti ini digunakan oleh orang-orang yang tidak terdidik dan dikategorikan kualifikasi berpikir dangkal," kata JPU dalam sidang pembacaan tanggapan atas eksepsi di PN Jakarta Timur, Selasa (30/3/2021).

Mengutip Kamus Umum Bahasa Indonesia, JPU lantas menyebutkan bahwa pandir berarti bodoh dan bebal, sedangkan dungu berarti tumpul otaknya, tidak mengerti, dan bodoh.

Menurut JPU, kata-kata tersebut, tidak layak ditujukan kepada JPU. Karena JPU merupakan orang yang intelek, terdidik dengan rata-rata pendidikan strata 2, serta berpengalaman puluhan tahun di bidangnya.

"Sangatlah naif kalau jaksa penuntut umum yang menyidangkan perkara terdakwa dan kawan-kawan dikatakan orang bodoh, bebal, tumpul otaknya dan tidak mengerti," ujar JPU.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved