Kamis, 28 Mei 2026

Forum Pemuda Pemudi Lintas Agama di Kabupaten Ngada Galang Dana Bantu Korban Bencana

terhadap para korban bencana alam baik yang ada di Lembata dan Adonara, juga beberapa wilayah yang ada di NTT.

Tayang:
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Para pemuda lintas agama di Kabupaten Ngada menggalang bantuan dana untuk membantu korban bencana alam di NTT. Gambar diambil, Sabtu 10 April 2021. 

Forum Pemuda Pemudi Lintas Agama di Kabupaten Ngada Galang Dana Bantu Korban Bencana

POS-KUPANG.COM | BAJAWA--Forum pemuda pemudi lintas agama di Kabupaten Ngada turun ke jalan untuk melakukan aksi sosial. Mereka turun ke jalan untuk menggalang dana membantu para korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan yang dilakukan diseputaran kota Bajawa tersebut rencanannya akan dilaksanakan selama 10 hari, terhitung sejak tanggal 10-20 April 2021.

Penanggungjawab Forum Pemuda Pemudi Lintas Agama Kabupaten Ngada, Brigpol Raymond Lay mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh anggota forum pemuda pemudi lintas agama sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban bencana alam baik yang ada di Lembata dan Adonara, juga beberapa wilayah yang ada di NTT.

Sebab, seperti diketahui bersama, beberapa waktu yang lalu, wilayah Provinsi NTT mengalami bencana alam yang sangat dahsyat seperti hujan deras dan angin kencang melanda deras, sehingga banyak memakan korban jiwa, korban luka, dan korban materi yang sangat membutuhkan kepedulian bersama.

Baca juga: Bupati Ngada Buka Kegiatan Musrembang RKPD Tahun 2022 dan Rembung Sunting 2021

"Sehingga pada saat ini, forum pemuda pemudi lintas agama baik itu dari agama katolik, kristen, dan muslim bersatu hati membantu saudara-saudara kami yang terkena musibah bencana alam," ungkapnya.

Raymond mengatakan, kegiatan yang rencananya akan dilakukan selama 10 hari tersebut juga akan disalurkan kepada korban bencana alam baik yang ada di Lembata dan Adonara, juga kepada korban yang ada di daerah lain di Provinsi NTT.

"Pelaksanaannya kita akan atur sebaik mungkin, sehingga tidak ada yang terkesan menguntungkan pribadi atau mau mengambil keuntungan dari kegiatan ini. Kami betul-betul melakukan untuk misi kemanusiaan, tidak ada niat untuk mengambil keuntungan, sebab semua kebutuhan kami, tidak ambil dari hasil sumbangan ini," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Raymond juga meminta kepada pemerintah dan seluruh masyarakat untuk bisa bersatu membantu sesama korban bencana alam yang terjadi di wilayah NTT.

Baca juga: Lantik Para Pengurus, Bupati Ngada Minta TP PKK Sukseskan Program Pemerintah

"Karena para korban masih membutuhkan bantuan seperti uang, sembako, pakaian yang layak pakai, obat-obatan, dan kebutuhan pokok lainnya," ungkapnya.

Sementara itu, Romo Paulus Yanuarius Azi berharap kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Ngada untuk merasa terpanggil membantu sesama saudara yang terkena musibah bencana alam hujan deras dan angin kencang beberapa waktu yang lalu.

"Harapan saya bahwa situasi yang dialami oleh korban bencana alam membuat warga di kabupaten Ngada tergerak untuk berempati berbagi dari kekurangan seperti spirit janda miskin yang ada di Alkitab, memberi dari kekurangan, karena saya sangat yakin tidak ada orang menjadi miskin karena memberi," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved