Breaking News:

Longsor di Ende

Nelayan Berebut Penumpang di Lokasi Longsor Ndao Ende, Sempat Ribut, Satu Perahu Tenggelam

Para nelayan berebut penumpang di lokasi longsor Ndao Ende, sempat ribut, satu perahu tenggelam

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Para penumpang angkutan umum dan pengendara motor terpaksa memilih diantar pakai perahu akibat longsor di ruas jalan Kilometer 3, Ndao, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Jumat (9/4/2021). 

Para nelayan berebut penumpang di lokasi longsor Ndao Ende, sempat ribut, satu perahu tenggelam

POS-KUPANG.COM | ENDE - Melihat banyak penumpang mobil angkutan umum dan para pengendara motor tertahan di Kilometer 3, Ndao, Kabupaten Ende akibat longsor, para nelayan sekitar dengan perahu mereka merapat dekat lokasi longsor.

Mereka menawarkan jasa mengantar para penumpang dan pengendara motor, dengan biaya berkisar Rp. 10 hingga Rp. 20 ribu.

Para penumpang dan pengendara motor, diantar ke sisi barat material longsor dan sebaliknya, sehingga bisa melanjutkan perjalanan.

Baca juga: Bupati Djafar Pantau Lokasi Longsor di Ndao Ende, Kita Upayakan Hari ini Juga Selesai

Baca juga: BREAKING NEWS: Longsor di Kilometer 3 Ndao Transportasi Keluar Masuk Kota Ende Lumpuh

Sempat terjadi keributan di antara para nelayan soal biaya angkut, lantaran ada nelayan yang mematok harga tinggi. Namun situasi tersebut berhasil diredam.

Tidak hanya itu, kehebohan kembali terjadi ketika sebuah perahu tenggelam akibat mengangkut beban terlalu banyak. Beruntung perahu tersebut tenggelam di area yang tidak dalam. Selanjutnya, angkutan alternatif ini berjalan normal.

Diana, salah seseorang ibu, warga Kecamatan Nangapanda, kepada POS-KUPANG.COM, mengaku ia dari Kota Ende hendak pulang ke Nangapanda. Kendati sebelumnya belum pernah naik perahu, kali ini dirinya terpaksa naik.

Baca juga: Sesama janda, Ayu Ting Ting dan Jessica Iskadar Jadi Musuhan Gegera Guyonan Jedar Soal nasib Bilqis

Baca juga: Kabar Gembira, Pemerintah Segera Bayar THR dan Gaji ke-13 Untuk ASN, Nilainya Fantastis, Simak Ini

"Mau bagimana lagi, kalau tudak pulang, anak, suami di rumah siapa yang mau urus, saya sudah dua hari di Ende, mau pulang ini. Doakan biar sampai dengan selamat," ungkapnya.

Joni pengendara sepeda motor, mengaku tidak masalah harus naik perahu. "Intinya bisa sampai, toh ini hanya antar ke sebelah, lewat di laut tidak dalam. Muat motor dengan saya sekalian," ungkapnya.

Joni berharap Pemerintah Kabupaten Ende, memikirkan serius jalur Ndao tersebut, mengingat tidak ada jalur alternatif ketika terjadi longsor.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved