Breaking News:

Konflik Laut China Selatan

Perang Besar Bisa Dimulai, Kapal Perang China dan AS Adu Kuat di Laut China Selatan, RI Berdampak

Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mulai dikerahkan secara besar-besaran baik personil maupun kapal perang dan pesawat tempur serta pesawat pembom

Xinhua
Ilustrasi Perwira dan prajurit armada angkatan laut China Armada ke-35 

Perang Besar Bisa Dimulai, Kapal Perang China dan AS Adu Kuat di Laut China Selatan, Indonesia Berdampak

POS KUPANG.COM -- Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mulai dikerahkan secara besar-besaran baik personil maupun kapal perang dan pesawat tempur serta pesawat pembom

Di sisi lain, Amerika juga sudah siap dengan kapal induk bersama gugus tempur Armada Pasifisik US Navy

Kedua kekuatan kini aduk sangar di Laut China Selatan sambil menunggu lonceng perang dibunyikan

Sementara Indoensua juga harus bersiap menghadapi semua kemungkinan termasuk medan perang yang kemungkinan bisa meluas masuk ke wilayah Indonesia

China dan Amerika Serikat telah mengirimkan kapal induk ke perairan di Laut China Timur dan Selatan yang diperdebatkan.

Ini seperti kontes maritim terbaru antara rival strategis, di saat ketegangan di wilayah tersebut terus meningkat.

Baca juga: Ketegangan Tingkat Tinggi, Kapal Induk AS Masuk Laut China Selatan Saat Kapal Induk China Latihan

Baca juga: Bukan Saja di Laut China Selatan, Perang Juga Bisa Berkobar di Eropa , Ini Penyebabnya

Baca juga: China Makin Berbahaya dengan Main Paksa Hingga BisaPicu Perang Hebat di Laut China Selatan

Ilustrasi Iring-iringan kapal perang China
Ilustrasi Iring-iringan kapal perang China (Naval News via sosok.grid.id)

Melansir dari South China Morning Post , para analis mengatakan kehadiran angkatan laut mereka di Indo-Pasifik pada saat yang sama menyoroti risiko konflik militer antara kedua negara.

Beijing menegaskan klaim maritimnya di kawasan itu secara lebih agresif dan Washington memfokuskan strategi pertahanannya untuk melawan China

Pengiriman kapal perang ini terjadi di tengah perselisihan yang semakin dalam antara Beijing dan Manila atas kehadiran kapal-kapal China - yang menurut Filipina adalah milisi maritim, tetapi China mengklaimnya sebagai kapal penangkap ikan - di Whitsun Reef di Laut China Selatan

Halaman
1234
Editor: Alfred Dama
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved