Sabtu, 9 Mei 2026

Longsor Adonara

Tragedi Minggu Paskah 2021,44 Warga Adonara Tewas Tertimbun Longsor, 7 Lainnya Hilang

Tragedi Minggu Paskah 2021, 75 Warga Ile Boleng dan Adonara Tewas Tertimbun Longsor, Puluhan Lain Hilang

Tayang:
Penulis: Dion Kota | Editor: Adiana Ahmad
istimewa
Tragedi Minggu Paskah 2021,44 Warga Adonara Tewas Tertimbun Longsor, 7 Lainnya Hilang 

Tragedi Minggu Paskah 2021, 44 Warga Adonara Tewas Tertimbun Longsor, 7 Lainnya Hilang

POS-KUPANG.COM|KUPANG-- Tragedi Minggu Paskah 2021, 44 Warga Adonara Tewas Tertimbun Longsor, 7 Lainnya Hilang

Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai banjir yang melanda hampir sebagian besar wilayah NTT dalam tiga hari terakhir menimbulkan korban jiwa.

Sampai dengan Minggu 4 April 2021 sore, tercatat sudah 44 Warga Adonara meninggal dunia tertimbun longsor dan terbawa banjir.

Sementara 7 korban lainnya hilang dan masih dalam upaya pencarian.

Informasi terkini dari BPBD Flores Timur, sudah 44 warga dilaporkan meninggal dunia dan tujuh lainnya dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.

Baca juga: Jembatan Fatubenao di Belu Retak, Transportasi Masih Lancar

Baca juga: Cuaca Ekstreim Landa NTT , Pusaran Siklon Tepat Diatas Bumi Flobamora, ini Foto Satelitnya

Berikut rincian korban meninggal dunia di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur.

Desa Lamanele, Kecamatan Ile Boleng, 38 orang meninggal dunia (Total korban meninggal belum bisa dipastikan masih tertimbun lumpur), 5 orang luka-luka, 9 KK/20 jiwa terdampak.

Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur,  3 orang meninggal dunia, 4 orang uka-luka sudah dirujuk ke puskesmas, 7 orang hilang dan korban luka-luka masih dalam pendataan. 

Desa Oyang Barang, Kecamatan Wotan Ulumado, 3 orang meninggal dunia, 40 KK terdampak, korban luka-luka masih dalam pendataan.

Kerugian material sementara puluhan rumah warga tertimbun lumpur di Desa Lamanele, pemukiman warga sekitar hanyut terbawa banjir dan jembatan putus di  Desa Waiburak Kecamatan Adonara Timur.

Saat ini, Bupati Flores Timur Anton Hadjon, Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli bersama BPBD dan TNI/POLRI dan instansi terkait sudah turun ke lokasi guna membangun posko penanganan darurat. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)

Baca juga: Peringatan Dishub NTT, Siklon Tropis Terjang NTT Operator Transportasi Darat Laut Udara  Waspada

Baca juga: Angin Kecang Rusakan Tiga Rumah Warga dan Satu Bangunan Publik di Cibal Manggarai

Banjir di Bena, 100 Lebih KK Terjebak Banjir, Proses Evakuasi Masih Berjalan

POS-KUPANG.COM | SOEWarga dusun Toinunuh, Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten TTS terjebak banjir, Minggu (4/4/2021).

Akibat derasnya aliran air dan tingginya genangan air membuat masyarakat tak bisa bergerak ke mana-mana. Warga terpaksa berdiam diri di dalam rumah sambil menunggu tim evakuasi. 

Andre Manafe, salah satu warga Bena mengatakan, ada sekitar 100 lebih kepala keluarga  terjebak banjir di dusun Toinunuh, Desa Bena. Ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Banjir di desa bena dipicu tingginya curah hujan yang menyebabkan air kali meluap ke pemukiman masyarakat.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved