Kamis, 7 Mei 2026

Bencana Alam NTT

Peringatan Dishub NTT, Siklon Tropis Terjang NTT Operator Transportasi Darat Laut Udara  Waspada

Peringatan Dishub NTT, Siklon Tropis Terjang NTT Operator Transportasi Darat Laut Udara  Waspada

Tayang:
Penulis: Ryan Nong | Editor: Adiana Ahmad
BMKG
Peringatan Dishub NTT, Siklon Tropis Terjang NTT Operator Transportasi Darat Laut Udara  Waspada 

Peringatan Dishub NTT, Siklon Tropis Terjang NTT Operator Transportasi Darat Laut Udara  Waspada

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Badai tropis atau Siklon Tropis menerjang Wilayah Selatan Indonesia dan menimbulkan bencana alam berupa cuaca ekstrem hampir di semua wilayah Provinsi NTT.

Cuaca ekstrem tersebut berupa nurut hujan lebat-sangat lebat, angin kencang dan gelombang tinggi

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG )Sebagai Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) memprediksi, cuaca ekstrem akan terjadi di sebagian besar wilayah NTT dalam sepekan ke depan.

Baca juga: Angin Kecang Rusakan Tiga Rumah Warga dan Satu Bangunan Publik di Cibal Manggarai

Menanggapi situasi itu, Dinas Perhubungan Provinsi NTT meminta operator transportasi di wilayah baik untuk transportaai darat, laut maupun udara untuk tetap waspada dalam mengoperasikan moda transportasi.

"Sehubungan dengan adanya hujan deras disertai angin kencang yang melanda hampir seluruh wilayah NTT, para operator diminta waspada dalam mengoperasikan moda transportasinya, baik darat, laut maupun udara," ujar Kepala Dinas Perhubungan NTT Isyak Nuka kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu 3 April 2021) malam. 

Ia mengatakan, akibat cuaca ekstrem tersebut, beberapa jadwal penerbangan mengalami peralihan. Demikian pula pelayaran penyeberangan antar pulau. 

"Sejak pagi hingga siang hari tadi ada 3 pesawat di antaranya Batik dan Garuda tidak bisa landing di El Tari dan terpaksa dialihkan ke Makassar. Sedangkan kapal Ferry tidak beroperasi dan berlindung di Hansisi," kata dia.

Ia juga meminta kepada para sopir bus AKDP untuk mewaspadai jalanan yang licin dan tergenang air serta bahaya longsor dan pohon tumbang. 

Sentara itu, warga juga diimbau untuk tidak keluar rumah menyusul Badai Siklon Tropis yang menerjang sejak Jumat, 2 April 2021 lalu. 

Baca juga: Banjir di Bena, 100 Lebih KK Terjebak Banjir, Proses Evakuasi Masih Berjalan

Himbauan itu disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi NTT, Thomas Bangke

Namun demikian, pihaknya terus bersiaga meski iklim Siklon Tropis yang berada di Laut Sawu sedang bergerak ke selatan dan menjauhi wilayah Indonesia. 

"Kita berharap pembentukan awan tidak terlalu tinggi sehingga intensitas hujan dan badai bisa menurun," kata Thomas. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Berita terkait bencan alam NTT

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved