Sabtu, 9 Mei 2026

Respon Awal Bencana Alam, Dinsos Kabupaten Mabar Siapkan Puluhan Ton Beras

termasuk akan didistribusikan ke beberapa pulau yang terdampak bencana alam pada beberapa hari terakhir.

Tayang:
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
Kepala Dinas Sosial Mabar, Agusthinus M Mangiradja saat ditemui di Kantor Bupati Mabar, Rabu (17/6/2020). 

Respon Awal Bencana Alam, Dinsos Kabupaten Mabar Siapkan Puluhan Ton Beras

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO -- Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Barat (Dinsos Mabar) menyiapkan puluhan ton beras sebagai langkah awal penanganan bencana alam di daerah itu, Sabtu 3April 2021.

"Jumlah beras sesuai beras cadangan pemerintah setiap tahun sebanyak 100 ton. Saat ini masih ada sekitar 80 ton sampai 90 ton, beras kualitas medium," kata Kepala Dinas Sosial Mabar, Agusthinus M Mangiradja.

Puluhan ton beras tersebut, lanjut Mangiradja, termasuk akan didistribusikan ke beberapa pulau yang terdampak bencana alam pada beberapa hari terakhir.

Namun demikian, distribusi akan dilakukan pada awal pekan depan, karena saat ini terjadi gelombang tinggi hingga 3 meter di perairan laut Kabupaten Mabar.

Baca juga: Kampung Tangguh Nusantara di Desa Siru Kabupaten Manggarai Barat Diresmikan 

"Kalau yang bisa drop kami drop sepanjang bisa ke sana, tapi berdasarkan data yang ada, data yang kami dapat. Nah ini masih direkap. Baik di Pulau Longos, Pulau Seraya Maranu, Pulau Messah dan Pulau Papagarang," jelasnya.

Lebih lanjut, beras yang akan didistribusikan merupakan bantuan awal, selanjutnya akan diberikan bantuan non beras yang meliputi kebutuhan sandang dan kebutuhan papan masyarakat.

Akan tetapi, bantuan non beras yang akan diberikan sesuai dengan data yang diberikan pihak pemerintah desa yang mengalami dampak bencana alam.

Baca juga: Bagi ASN di Kabupaten Manggarai Barat, Edi Endi Wacanakan 3 Perbup

"Non beras tergantung laporan, jadi kami akan rincikan dan laporan ke bupati untuk dapatkan bantuan. Kalau pengerjaan rumah nanti teknis di Dinas PUPR, tapi anggaran dari BPBD. Tergantung laporan dari lapangan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, tanggul penahan di Desa Papagarang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), rusak akibat gelombang laut, Sabtu 3 April 2021.

Camat Komodo, Imran dihubungi per telepon mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Jumat 2 April 2021.

"Akibat angin kencang dan gelombang yang tinggi, tanggul di Pulau Papagarang Desa Papagarang juga rusak," kata Imran.

Baca juga: Bupati Kabupaten Manggarai Barat Pakai Tongkat Komando, Pakar : Tidak Ada Aturan

Diakuinya, selama 2 hari terakhir, cuaca ekstrem melanda Kecamatan Komodo.

Hujan dan angin kencang serta gelombang laut yang tinggi, sangat mengkhawatirkan.

Terlebih di Pulau Messah Desa Pasir Putih, puluhan rumah warga terendam banjir laut pasang, tanggul penahan air laut sepanjang 10 meter rusak parah, 1 rumah warga rusak ringan dan 4 kapal motor milik warga rusak berat.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved