Berita NTT Terkini
Irene : Kasus Covid-19 di TTS Naik Turun
dr. Irene Atte yang dikonfirmasi terkait trand kasus Covid-19 di TTS mengatakan, kasus Covid-19 di mengalami trand Naik turun
Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | SOE - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte yang dikonfirmasi terkait trand kasus Covid-19 di TTS mengatakan, kasus Covid-19 di mengalami trand Naik turun.
Hal ini tak lepas dari dua faktor utama yaitu, pemeriksaan swab PCR yang semakin gencar dan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menaati protokol kesehatan.
" Kalau kita TTS trand kasus Covid-19naik turun. Seperti di akhir tahun naik, sempat turun di Januari, lalu naik lagi. Hal ini tidak lepas dari semakin gencarnya kita melakukan test PCR yang menyasar klaster keluarga. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk menaati protokol kesehatan masih rendah," ungkap Irene kepada POS-KUPANG.COM, Senin (1/3/2021) di ruang kerjanya.
• NTT Alami Inflasi 0,44 Persen, Makanan dan Minuman Jadi Pemicu Dominan
Saat ini lanjut Irene, dalam sehari pihaknya mengirimkan sampel swab untuk dilakukan pemeriksaan swab PCR di RSUD Prof. Johannes Kupang berkisar 40 hingga 70 sampel. Angka ini disebut Irene lebih tinggi jika dibandingkan kabupaten lainnya di NTT.
"Jumlah sampel swab yang kita kirimkan ke Kupang per harinya masih cukup tinggi," ujarnya.
Terkait data pasien terkonfirmasi Covid-19 dikatakan Irene, saat ini jumlahnya mencapai 409 kasus. Dimana 253 di antaranya telah dinyatan sembuh. 136 menjalani isolasi mandiri, 3 dirawat di RSUD Soe, 2 dirawat di RS Siloam, 2 menjalani isolasi terpusat dan 14 lainnya meninggal dunia.
• Kadis Kesehatan Sumba Barat Usulkan 7391 Peserta Ikut Vaksin Tahap II
" Saat ini presentase jumlah pasien sembuh kita lebih tinggi jika dibandingkan dengan jumlah yang dirawat atau yang meninggal dunia," urainya.
Sementara untuk pasien Probable, di Kabupaten TTS terdapat 22 kasus dimana 16 di antaranya menyebabkan meninggal dunia. Sementara 6 lainnya menjalani perawatan hingga saat ini.
"16 orang meninggal dengan status Probable," sebutnya.
Dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Masyarakat diminta untuk tetap berada di rumah jika tidak ada hal penting yang harus dilakukan di luar rumah. Masyarakat juga dihimbau untuk tidak membuat acara yang mengumpulkan banyak orang.
" Dengan mematuhi protokol kesehatan berarti kita melindungi diri dan keluarga kita dari paparan virus Corona," imbaunya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/vaksinasi-covid-19-tingkat-kabupaten-di-mulai-tanggal-3-februari.jpg)