Breaking News:

Bupati dan Wakil Bupati TTU Akan Fokus Peningkatan Pendapatan Masyarakat

pihaknya akan berusaha untuk menggenjot seluruh sumberdaya untuk dapat membawa masyarakat TTU keluar dari kondisi itu. 

POS KUPANG.COM/RYAN NONG
Pasangan Bupati TTU Juandi David dan Wabup Eusabius Binsasi bersama istri foto bersama sebelum memberi keterangan kepada wartawan usai pelantikan di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, Jumat (26/2). 

Usai Dilantik Sebagai Bupati dan Wakil Bupati TTU, Juandi David dan Binsasi Akan Fokus Peningkatan Pendapatan Masyarakat

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Juandi David dan Eusabius Binsasi resmi menjabat Bupati Timor Tengah Utara (TTU) usai dilantik Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat pada Jumat (26/29 sore. 

Bupati Juandi dan Wabub Binsasi dilantik bersama 4 pasang bupati-wabup terpilih dalam Pilkada Serentak 2020 lainnya di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT, jalan El Tari Kecamatan Oebobo Kota Kupang. 

Diwawancara wartawan usai pelantikan, Bupati TTU Juandi David yang didampingi Wabup Binsasi membeberkan target dan fokus yang akan dilakukan mereka pasca pelantikan. 

Juandi mengakui, persoalan utama yang dialami masyarakat TTU saat ini adalah tingkat pendapatan yang rendah. Karena itu, pihaknya akan berusaha untuk menggenjot seluruh sumberdaya untuk dapat membawa masyarakat TTU keluar dari kondisi itu. 

"Kebutuhan utama kita (TTU) itu pendapatan masyarakat kurang, harus genjot sehingga masyarakat bisa keluar dari kondisi tersebut," kata Juandi. 

Ia menyebut aspek kebutuhan dasar seperti ketersediaan air setra pendidikan menjadi perhatian serius. Pendidikan, menurutnya, harus diperhatikan untuk meningkatkan kesetaraan. Sementara air, menjadi kebutuhan utama termasuk untuk memenuhi aspek pertanian dan peternakan. 

"Air harus ada di setiap desa di kabupaten TTU. Kendala utama di air, tetapi kita upayakan, sebagai pemerintah daerah kita berusaha bagaimana caranya supaya harus ada," beber Juandi. 

Selain hal tersebut, target terdekat yakni penanggulangan Covid-19. Pihaknya, kata Juandi akan memperkuat semua pos keluar masuk Kabupaten TTU dan Kota Kefamenanu. Selain itu, akan dimasukkan sosialisasi dan penegakan protokol Kesehatan di tempat tempat umum. 

"Kalua begini, kita yakin tidak terlalu lama Covid19 di Kabupaten TTU akan tidak ada," ujar dia. 

Sementara itu, pihaknya membuka peluang investasi di sektor pariwisata. Salah satu lokasi yang berpotensi adalah Kota pelabuhan Wini yang juga menjadi titik lintas batas negara RI dan RDTL.

DPW Partai Kebangkitan Bangsa NTT Gelar Muskerwil Bahas Tiga Agenda Utama

Luar Biasa KSP Kopdit Swasti Sari Terus Menjamur di Timor

Kabar Gembira, 509 Pasien Covid-19 Sembuh di Empat Kelurahan di Kota Kupang

Andreas Liliweri Kenang Sosok Mantan Bupati Andreas : Lembata Kehilangan Seorang Pemimpin Sejati

"Wini sebagai kota pelabuhan harus kita perlakukan dengan baik karena merupakan daerah perbatasan dan kita mohon perluas perbesar baik transportasi maupun layanan publik. Untuk investasi, kita lihat, kita undang para investor mari kita lihat bersama, kalau kita sudah atur pasti orang akan melirik," pungkas dia. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong )

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved