Breaking News:

Andreas Liliweri Kenang Sosok Mantan Bupati Andreas : Lembata Kehilangan Seorang Pemimpin Sejati

kondisi kesehatan sejawatnya itu sudah menurun. Penglihatannya berkurang dan sudah tidak bisa berbicara lagi.

Andreas Liliweri Kenang Sosok Mantan Bupati Andreas : Lembata Kehilangan Seorang Pemimpin Sejati
ISTIMEWA
Mantan Bupati Lembata selama dua periode Andreas Duli Manuk

Andreas Liliweri Kenang Sosok Mantan Bupati Andreas Manuk: Lembata Kehilangan Seorang Pemimpin Sejati

POS-KUPANG.COM|LEWOLEBA--Mantan Bupati Lembata dua periode Andreas Duli Manuk menghembuskan napas terakhir di RSUD Lewoleba, Jumat (26/2/2021) sekitar pukul 17.52 Wita. 

Mendengar kabar kepergian rekannya, Mantan Wakil Bupati Lembata Andreas Nula Liliweri langsung datang ke rumah duka di Bilangan Tujuh Maret, Kelurahan Lewoleba, Kecamatan Nubatukan. 

"Saya tidak kaget (mendengar kabar kematian Andreas Manuk) karena empat hari lalu saya sempat jenguk dia di rumah sakit," ungkapnya.

Saat itu, ungkap Liliweri, kondisi kesehatan sejawatnya itu sudah menurun. Penglihatannya berkurang dan sudah tidak bisa berbicara lagi.

"Saya kunjung dia, penglihatannya memburuk, tapi dia sempat buka mata lihat saya. Dia tidak bisa omong lagi. Saya sempat dorong tempat tidurnya pergi bawa ke tempat rontgen. Dia tidak omong apa-apa," tandasnya.

Liliweri menjelaskan selama ini dia juga jarang melawat ke rumah Andreas Duli Manuk karena Liliweri juga harus menjaga istrinya yang sedang sakit. Namun, dia ingat setahun yang lalu pernah bersama seorang dokter akupuntur bertemu Mantan Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur tahun 1999 itu di kediamannya.

Liliweri berujar Kabupaten Lembata memang kehilangan sosok pemimpin yang kebapakan dan punya prinsip. 
Mendiang Andreas Manuk, pandai menempatkan pejabat pada posisi terbaik dalam birokrasi. Seorang pejabat, kenangnya, akan ditempatkan sesuai Daftar Urut Kepangkatan (DUK), kemampuan kerja dan pertimbangan wilayah. 

"Jadi tidak asal pasang. Senioritas juga dia perhatikan sekali dalam birokrasi," urainya. 

Politisi kawakan Partai Golkar Keluar itu diketahui keluar masuk rumah sakit selama sepekan ini hingga akhirnya kembali ke Sang Khalik di usia 80 tahun.
"Dia memberikan kepercayaan penuh kepada wakil kalau dia tidak ada di tempat," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved