Breaking News:

Ketua DPC Hanura SBD Dukung Proses Hukum Kadernya, YDK Tersangka Kasus Kekerasan Seksual

Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanes Ngongo menyatakan mendukung proses hukum kadernya, YDK

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
Ketua DPC Hanura SBD Dukung Proses Hukum Kadernya, YDK Tersangka Kasus Kekerasan Seksual
POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Ketua DPC Partai Hanura SBD, Yohanes Ngongo

POS-KUPANG.COM | TAMBOLAKA---Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanes Ngongo menyatakan mendukung proses hukum kadernya, YDK yang terjerat kasus kekerasan seksual terhadap MG salah seorang pelajar yang juga adalah keponakannya yang terjadi pada tahun 2018 oleh Polres Sumba Barat.

Pekan lalu, berkas perkara dan tersangka serta barang bukti telah dilimpahkan ke kejaksaan negeri Sumba Barat. Dan kini tersangka ditahan di kejaksaan negeri Sumba Barat dan selanjutnya akan mengikuti proses persidangan di pengadilan negeri Sumba Barat nanti.

Aksi Moril Warga Gotong Royong Bersihkan Sampah di Betun

Demikian tanggapa Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Sumba Barat Daya, Yohanes Ngongo ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM ke telepon selulernya, Sabtu (13/2/2021) terkait salah satu kadernya menjadi tersangka tindak kekerasam seksesual yang dikini ditahan di kejaksaan negeri Sumba Barat pekan lalu.

Menurut Yohanes, pihaknya sangat mendukung proses hukum terhadap kadernya yang sedang berlangsung sekarang.

Rosalinda Oktaviana Terharu Atas Aksi Kemanusiaan TNI Bagi Warga di Perbatasan RI-RDTL

"Kita harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Tidak boleh mengintervensi karena ini adalah masalah internal keluarga dan tidak ada hubungan sama sekali dengan partai. Kita mendoakan saja agar prosesnya cepat selesai," ujarnya.

Saat ditanya soal sanksi terhadap kadernya tersebut, Yohanes menegaskan pihaknya belum menentukan sikap terkait hal itu. Pasalnya, ia baru ditunjuk menjadi Ketua DPC Hanura SBD pada tahun 2020. Sedangkan kasus tersebut terjadi pada tahun 2018, jauh sebelum dirinya menjadi ketua.

Untuk itu, ia berharap agar semua kader Hanura harus belajar dari persoalan ini agar tidak melakukan hal sama pada masa mendatang.

Kini, kita menunggu saja proses hukum yang sedang berlangsung dan pasti hal ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, selaku kader Partai Hanura, bahwa tidak ada yang kebal hukum. Semua sama di mata hukum apapun permasalahannya.

Sebagai pimpinan partai tentu tidak menghendaki persoalan itu termasuk korban sendiri. Namun demikian, hal itu sudah terjadi dan kini kita menunggu proses hukum yang sedang berjalan. Bila pada persidangan nanti memutuskan pelaku bersalah maka kita semua harus menghormati keputusan hukum itu.

Sebelumnya diberitakan pekan lalu, penyidik Polres Sumba Barat melimpahkan berkas perkara dan tersangka YDK ke penyidik kejakaan negeri Sumba Barat setelah dinyatakan lengkap (P-21) oleh penyidik kejaksaan negeri Sumba Barat. Kini tersangka ditahan dikejaksaan negeri Sumba Barat dan seterusnya akan mengikuti persidangan di kantor Pengadilan Negeri Sumba Barat nanti. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved