Sungai Ta'en "Mengamuk" Sebuah Truk Nyaris Disapu Banjir
Sungai di Ta'en, Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang "mengamuk" setelah hujan sepekan menerjang wilayah Amfoang
Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | BETUN--Sungai di Ta'en, Desa Manubelon, Kecamatan Amfoang Barat Daya, Kabupaten Kupang "mengamuk" setelah hujan sepekan menerjang wilayah Amfoang.
Dampak dari banjir cukup besar di sungai ini membuat salah satu truk yang mengangkut penumpang dan barang-barang, nyaris hanyut disapu banjir.
Camat Amfoang Barat Daya, Yulius Taklal ketika dikonfirmasi Pos-Kupang, Selasa (9/2) membenarkan soal kejadian itu.
• Dinkes Kota Kupang Gelar Swab PCR Massal DPRD dan Masyarakat Kota Kupang
Mantan Camat Takari ini menuturkan, berdasarkan laporan yang diterimanya dari warga bahwa arus banjir di sungai tersebut dalam sepekan ini cukup deras.
Arus kendaraan dan orang, katanya, selama ini menyeberang sangat aman tetapi pada Senin (8/2) arus cukup deras sedangkan sebuah truk dari Kecamatan Amfoang Timur nekad melintas.
"Sungai itu memang dasarnya pasir. Jadi kalau dalam kondisi normal bisa lewat orang dan kendaraan. Tapi dalam posisi arus kencang, bisa berbahaya," tutur Yulius.
• Di Polres Manggarai Timur 180 Anggota Polri Jalani Rapid Test Antigen, 3 Orang Reaktif
Dikatakannya, laporan yang dia terima truk yang nyaris dibawa banjir itu dibantu warga, bisa selamat sampai ke darat dan seluruh penumpang juga barang-barang yang diangkut terselamatkan.
Yulius-pun menceritrakan pengalaman pekan lalu ketika mengikuti musrenbangdes nyaris disapu banjir ketika pulang melintasi sungai itu. Beruntung ada sekitar 20 warga membantu menyeberangkan.
"Waktu itu kami mau seberang tapi saya lihat arus kencang sekali. Pak sekcam berani masuk pelan-pelan dan kami diantar warga sekitar 20 orang ramai-ramai masuk sungai," jelas Yulius.
Ditanya apakah tidak ada jalur alternatif, Menurut Yulius bisa melewati jalan melintasi kawasan Gunung Timau tetapi ada juga sungai yang saat ini arus banjirnya cukup deras pula.
"Saya juga konfirmasikan ke Kepala Desa Bioba baru/Taen dan dikatakan bahwa truk aman karena waktu seberang itu penumpang semua turun tinggal sopir sendiri dalam mobil," pungkas Yulius.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/sungai-taen-mengamuk-sebuah-truk-nyaris-disapu-banjir.jpg)