Breaking News:

814 Jiwa Terkurung Akibat Jalur Jalan Masuk dan Keluar Tertutup Longsor di Lamba Leda

transportasi dari dan menuju wilayah tiga kampung tersebut lumpuh akibat material longsor yang menutupi badan jalan

Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Badan jalan menuju Desa Liang Deruk tertutup longsor. 

Di Lamba Leda, sudah 5 Hari 814 Jiwa Terkurung Akibat Jalur Jalan Masuk dan Keluar Tertutup Longsor

POS-KUPANG.COM | BORONG--Sebanyak 814 jiwa penduduk dari tiga Kampung yakni Kampung Nempong, Mbojo dan Ledu, Desa Liang Deruk, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pasalnya arus transportasi dari dan menuju wilayah tiga kampung tersebut lumpuh akibat material longsor yang menutupi badan jalan menuju tiga wilayah Kampung itu.

Sekertaris Camat Lamba Leda, Agus Supratman, kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (2/2/2021) menjelaskan, longsor itu terjadi sejak cuaca ekstrem 5 hari terakhir dari tanggal 27-31 Januari sampai tanggal 1 Frebuari 2021 kemarin. Tanah longsor itu di jalan masuk dari arah Kampung Cepang, Desa Nampar Tabang, menuju Kampung Nempong, Desa Liang Deruk. 

Di jalur ini, kata Agus, selain longsor, beberapa tiang listrik yang baru dipancang dua tahun lalu yakni pada tahun 2019 mengalami kemiringan dan 1 tiangnya tumbang melintasi jalan.

Dikatakan Agus, sampai dengan kemarin, cuaca sedikit membaik hanya dari pagi hari sampai siang. Sedangkan menjelang sore hujan angin kembali terjadi diwilayah itu. 

Agus mengatakan, pihak Pemerintah desa, warga setempat dan pihak PLN mulai bergotong-royong perbaiki tiang yang miring dan tumbang serta membersihkan material longsoran di jalur masuk dan keluar desa itu mulai Senin kemarin.

Pihak desa juga baru bisa berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, Senin kemarin dan nanti pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan BPBD dan Instansi terkait.

Baca juga: Dulu ke SBY Kini Sama Jokowi, Ini Profil Moeldoko Disebut Andi Arief Mau Ambil Demokrat dari AHY

Baca juga: Distribusi Vaksin Corona Sinovac Untuk Sabu Raijua dan Rote Ndao Ditunda

Baca juga: Kluster Perkantoran Covid-19 di Tinggi, Ini yang Dilakukan Pemkab Mabar

Baca juga: Lakalantas Tunggal di Kota Kupang, Pemuda di Kota Kupang Tewas di Tempat

Selanjutnya pihak kecamatan sudah arahkan pihak desa bersama warga setempat untuk terus berupaya dengan gotong royong buka isolasi secara manual sebelum bantuan instasi terkait agar aktifitas keluar dan masuk desa itu kembali normal. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved