Breaking News:

Di Persidangan Istri Jonas Salean Sebut Anak Mantu, Ipar dan Terdakwa dapat Bagian Tanah Kavling

Di persidangan istri Jonas Salean sebut anak mantu, ipar & terdakwa dapat bagian tanah kavling

POS-KUPANG.COM/RAY REBON
A Resdiana Ndapamerang (sedang berjalan) masuk untuk berikan kesaksian atas terdakwa Thomas More dala kasus Pembagian aset tanah Pemkot Kupang, Selasa (19/1/2021). 

Di persidangan istri Jonas Salean sebut anak mantu, ipar & terdakwa dapat bagian tanah kavling

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Mantan Kepala Bidang Pemataan Pertahanan Kanwil BPN NTT, A Resdiana Ndapamerang selaku saksi dalam kasus pembagian tanah kavling Pemda Kota Kupang dengan terdakwa Thomas More kembali digelar di Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa (19/1/2021).

Mantan istri Walikota Kupang, Jonas Salean dihadirkan oleh JPU Kejati NTT dalam persidangan untuk memperjelas terkait kasus tersebut.

Baca juga: Kadis Pertanian Sikka Kerahkan PPL Data Kerusakan Lahan Petani di Mego dan Paga

Dalam persidangan tersebut, di depan Majelis Hakim, A Resdiana mengakui bahwa ia dan suami (terdakwa Jonas Salean) beserta ke dua anak mantunya mendapat pembagian kavling tanah.

Istri mantan walikota ini juga mengatakan bahwa terkait pembagian tanah kavling di depan hotel sasando, dibagi oleh Pemda Kota Kupang, dalam hal Walikota Kupang atau terdakwa Jonas Salean.

Baca juga: Lurah Naikoten I Kupang Tegur Warga di Pasar Kasih

Resdiana menyampaikan, ia mendapat info dari Yosias B Lona (Mantan Kakanwil BPN NTT) bahwa ia mendapat pembagian tanah kavling, tapi prosesnya berada di bagian Tatapem.

"Saya dapat info dari pak Yosias B Lona, bahwa saya mendapat tanah kavling, tapi prosesnya di tatapem," kata Resdiana

Hakim ketua, Dju Djonson Mira Mangngi dalam persidangan melontarkan pertanyaan bahwa, atas dasar apa saksi mendapat tanah kavling, Resdiana katakan "saya tidak ajukan surat permohonan.
Saya bertanya ke tatapem, apakah harus saya siapkan permohonan, tapi tidak ada jawaban, maka saya terima," katanya

Resdiana sebagai saksi dalam persidangan pun menyampaikan bahwa ia tidak bertanya tentang pembagian kavling tanah itu pada suaminya selaku walikota kupang pada saat itu, melainkan ia mendapat informasi dari atasannya. "Pak Jonas juga dapat, iya dapat," jelasnya

"Saudara bertanya tidak ke suami, saya tdak bertanya. Mestinya saudari bertanya, bapa, kenapa kita harus dapat tanah,  Perbuatan melawan hukum, termasuk perbuatan yang tercela," penjelasan Hakim ketua bagi saksi dalam persidangan 

Halaman
123
Penulis: Ray Rebon
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved