Opini Pos Kupang

Himne Natal Sedulius

Itulah pembuka lagu "A solis ortus cardine", salah satu himne Gregorian Natal yang hari ini kita kenal

Editor: Kanis Jehola
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang 

Pada dua kuatrin terakhir, Sedulius masih menggemakan alusi alkitabiah dengan merujuk jawaban Maria kepada Gabriel ketika menerima kabar: "Bagaimana mungkin, sedangkan aku belum bersuami?"

Sedulius menggunakan kata "vir" sebagai totum pro parte bagi "suami" sekaligus mengembalikan alusi kepada versi Vulgata Injil Lukas. Referensi lain yang dirujuk Sedulius melalui bait keempat adalah situasi zamannya: pada abad keempat, doktrin keperawanan abadi Maria mulai populer.

Sebagai penyair yang hidup pada sekitar abad kelima, pandangan Sedulius tentang doktrin ini dapat lebih eksplisit kita temukan dalam puisi epiknya, Carmen Paschale.

Pada bait kelima, Sedulius menyampaikan kisah kelahiran Yesus. Nama Yesus tidak disebutkan dalam bait tersebut, melainkan dirujuk sebagai "yang dikabarkan Gabriel" (quem Gabrihel praedixerat).

Sedangkan pada dua bait selanjutnya, yang merupakan dua bait terakhir himne Sedulius yang memotret kisah Natal, Sedulius menampilkan latar kandang dan tokoh para gembala.

Pada bait keenam, Yesus yang lahir di atas jerami di palungan disusui dengan air susu yang seadanya. "Disusui" saya terjemahkan dari kata "pastus" yang digunakan Sedulius.

Kata "pastus" meski dengan jelas punya hubungan dengan "pastor" atau gembala, pada tempat yang pertama lebih cocok kita letakkan pada konteks kelahiran di kandang.

Kata "pastus" menunjukkan kerentanan sang bayi, dan dalam situasi tersebut bisa kita proyeksikan kerentanan kawanan: sebuah jukstaposisi yang saling memproyeksikan, yang juga mengingatkan kita pada jukstaposisi di bait-bait sebelumnya.

Tindakan menyusui adalah pernyataan cinta, dan dengan menggunakan kata tersebut, Sedulius menggunakan kuplet terakhir bait keenam tersebut untuk mempersiapkan gambaran besar di bait ketujuh: Sang Bayi yang lahir dan dinyatakan di hadapan para gembala adalah Gembala dan Pencipta segala makhluk (pastor creatorque omnium). (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved