Berkunjung ke Sumba Timur Pangdam IX Udayana Bantu Rumah Bagi Keluarga Almarhum Juanico
Berkunjung ke Sumba Timur - Pangdam IX Udayana bantu rumah bagi keluarga almarhum Juanico
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
Berkunjung ke Sumba Timur - Pangdam IX Udayana bantu rumah bagi keluarga almarhum Juanico
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI. Kurnia Dewantara menyerahkan bantuan rumah kepada keluarga almarhum Serda.(Purn) Juanico D.S. Tilman. Juanico adalah salah atau anggota Kodim 1601 Sumba Timur yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.
Penyerahan bantuan ini berlangsung di Kecamatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur, Senin (9/11/2020).
Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Pangdam IX Udayana ditandai dengan pengguntingan pita, penyerahan kunci rumah dan sertifikat hak milik tanah.
Baca juga: Polisi Tidak Tolerir Pengguna Medsos Menyerang Privasi
Pengguntingan pita oleh Pangdam IX Udayana dan anak bungsu almarhum Juanico, Dede Santos Alves. Sedangkan penyerahan kunci secara simbolis dan sertifikat tanah diterima oleh anak sulung almarhum Juanico, Viktor Nico Arly.
Turut mendampingi penyerahan bantuan rumah layak huni ini ,Sekda Sumba Timur, Domu Warandoy, Dandim 1601 Sumba Timur, Letkol Czi Dr.Dwi Joko,S.E,M.I.Pol dan sejumlah pejabat Korem 161 Wira Sakti Kupang.
Baca juga: Realisasi KUR Pertanian NTT Rendah, Baru Capai Rp 8,4 Miliar
Nampak hadir pula Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, S.Ik, Dandim Sumba Barat dan Dandim Sumba Barat Daya serta jajaran Kodim 1601 Sumba Timur.
Pangdam IX Udayana, Kurnia Dewantara mengatakan, kunjungan ke Pulau Sumba merupakan kunjungan kerja untuk melihat dari dekat kondisi prajurit yang ada baik di Pulau Sumba.
"Secara khusus, saya datang untuk memberikan bantuan satu unit rumah kepada keluarga almarhum Sersan Dua (Serda) Purnawirawan Juanico D.S. Tilman," kata Dewantara.
Dijelaskan, bantuan rumah tersebut adalah wujud kesetiakawanan dirinya terhadap anak buah.
"Jadi ini wujud kesetiakawanan saya terhadap anak buah. Ternyata kesetiakawanan ini direspon oleh Forkopimda Sumba Timur dan juga Korem 161 Wirasakti Kupang," katanya.
Dikatakan, bantuan yang diberikan itu berawal dari adanya laporan Dandim 1601 Sumba Timur melalui WhatsApp bahwa ada anggota yang meninggal dunia, yaitu Serda Juanico.
"Saya langsung beritahu istri saya dan istri saya meminta nomor kontak istri almarhum agar melakukan komunikasi video call. Saat yang juga saya tanya Dandim untuk minta nomor istri almarhum, ternyata bahwa istri almarhum Juanico sudah meninggal lebih dahulu," katanya.
Dewantara mengakui, saat itu dirinya bersama istri sepakat membantu.
"Kami juga mencari tahu tentang keluarga almarhum dan Dandim 1601 Sumba Timur juga mengatakan, salah satu anak almarhum sedang mengikuti pendidikan di Denpasar Bali. Saat itu, saya langsung cek dan mengetahui anak almarhum yang juga mengikuti jejak ayahnya menjadi prajurit TNI," ujarnya.