Berita Maumere terkini
Camat Nelle - Sikka: Jangan Ada Lagi Kasus Buang Bayi
Camat Nelle Nicolaus Emanuel bersama Kasie Trantib Kecamatan Nelle, Antonius Yeferson, Rabu (4/11/2020) pagi mengunjungi rumah kasus pembuangan bayi d
Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
Kini kedua terduga pelaku telah diamankan oleh Tim Polsek Nelle dan telah membawa keduanya ke Maumere guna menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polres Sikka. Kedua terduga tersangka telah dibawa kembali ke Maumere dan diserah kepada Unit PPA Reskrim Sikka untuk diambil keterangan. Adapun identitas terduga pelaku yakni AG alias Ye (27) yang bekerja sebagai Staf Kantor Desa Nelle Lorang dan tinggal di Almat Dusun 4, Desa Nelle Lorang, Kecamatan Nelle dan MD alias D (32), sopir dan tinggal di Dusun Kloang Bola, Desa Nelle Wutung, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sikka.
Untuk diketahui, warga Dusun Kloang, Desa Nelle Wutung, Kecamatan Nelle, Kabupaten Sik ka, Senin (2/11/2020) pagi geger.
Pasalnya, ada penemuan bayi perempuan berusi a sekira 6 bulan di rumahnya seorang warga berinisial MD.
Penemuan bayi perempuan ini dilaporkan Theresia Endang Sriyati (58) selaku Ketua RT 14 kepada aparat Polsek Nelle.
Laporan Theresia lalu disikapi aparat Polsek Nelle yang terjun ke TKP.
Hasil identifikasi polisi diduga bayi perempuan ini adalah hasil hubungan gelap antara MD (32), seorang sopir yang beralamat di Desa Nelle Wutung.
Di mana dalam kasus penemuan ini ada 3 saksi yang telah dimintai keterangan oleh polisi.
Menurut para saksi, benar pada Senin tanggal 2 November 2020 sekira pukul 10.00 wita tepatnya dirumah MD, warga Dusun Kloang Bola, Desa Nelle Wutung telah ditemukan bayi jenis kelamin perempuan dengan umur kurang lebih 6 bulan.
Awalnya, pada Minggu tanggal 1 November 2020 tepatnya di rumah MD sekira pukul 23.00 wita ada saksi melihat saudara MD (Ayah kandung saksi-red) yang datang ke rumah membawa sebuah kantong pelastik berwarna hitam.
Karena takut dipukul kemudian saksi diam - diam mengikuti MD ke rumah.
Setelah tiba di rumah saksi mengintip dari celah dinding rumah dan melihat MD, sedang menggali tanah di dapur dan memasukan isi dari kantong yang di bawahnya. Setelah menguburkan kantong tersebut, MD kembali meninggalkan rumah.
Pada Senin tanggal 2 November 2020 sekira pukul 10.00 wita karena merasa penasaran saksi setelah kembali dari kebun langsung menuju dapur dan menggali apa yang dikubur oleh MD.
Setelah digali saksi baru mengetahui kalau yang dikubur adalah bayi.
Saksi pun langsung menutup kembali kantong dan lobang tersebut dan menyampaikan kepada Maria Avelina dan Elisabet Arnesty dan menyampaikan ke mama kandung saksi Marsedis Kormince.
Informasi itu diteruskan kepada Ketua RT dan kepala desa. Setelah itu Kepala Desa menyampaikan Informasi tersebut kepada Kapolsek dan anggota Piket. Kapolsek Nelle bersama anggota serta Tim Identifikasi Polres Sikka langsung menuju TKP.
Hasil pemeriksaan di TKP, bayi tersebut diduga merupakan hasil hubungan gelap saudara MD bersama perempuan lain.
Status hubungan MD bersama istri sah sudah pisah atau pisah ranjang.(ris)
2 Lampiran
2 Lampiran
BalasBalas ke semuaTeruskan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/buang-bayi-camat-nelle-sedang-berada-di-rumah-korban-kasu.jpg)