Kapolda NTT Irjen Pol. Lotharia Latif : Ajak Warga Pubabu Tempati Rumah Yang Dibangun Pemprov NTT
Kapolda Latif menyempatkan diri untuk melihat bangunan rumah darurat warga Besipae yang rusak pasca insiden Kamis kemarin.
Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
Menurut ketiganya, jumlah rumah yang digusur ada 37 unit, namun yang dibangun hanya 12 unit.
Selain itu, ada kekhawatiran dari mereka jika mereka akan diusir jika menempati rumah tersebut, karena rumah itu dibangun di atas lahan orang.
"Kami mau pindah ke tempat yang sudah disediakan Pemprov tapi karena rumah yang ada masih kurang, biar kami bangun tenda dan tinggal di dalam tenda yang didirikan di atas lahan yang disediakan Pemprov NTT. Soal kapan kami akan pindah ke lahan itu masih harus kita komunikasikan dengan warga Pubabu lainnya," jawab ketiganya.
Mewakili warga Pubabu ketiganya meminta agar hutan Pubabu harus dijaga kelestariannya. Oleh sebab itu, mereka meminta agar Pemprov NTT menghentikan aktivitas di atas lahan Pubabu.
Baca juga: Kapolda NTT Ajak Warga Pubabu Tempati Rumah Yang Dibangun Pemprov NTT
Baca juga: Update Corona Sumba Timur, Hasil Pemeriksaan 78 Swab Dinyatakan Negatif
Baca juga: Tim Kesehatan Satgas Pamtas Bantu Korban Laka Lantas
Baca juga: Menkopolkam Mahfud Bantah Tengku Zulkarnain Soal Hoax MUI Tak Tentukan SerifikatHalal di Cipta Kerja
" Kami mau keluar dari hutan Pubabu tapi kami minta Pemprov NTT juga harus keluar dari hutan Pubabu ini. Kami ingin agar hutan Pubabu tetap ada," pinta ketiganya. (Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota)