Update Corona Sumba Timur, Hasil Pemeriksaan 78 Swab Dinyatakan Negatif

1087 sampel terkonfirmasi negatif dan 30 sampel terkonfirmasi positif Covid-19. Karena itu, tidak ada lagi sampel yang diperiksa.

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Penumpang pesawat antre mencuci tangan di Bandara Umbu Mehang Kunda Sumba Timur 

Update Corona Sumba Timur,  Hasil Pemeriksaan 78 Swab Dinyatakan Negatif

POS-KUPANG.COM|WAINGAPU-- Hasil pemeriksaan 78 sampel swab dari Kabupaten Sumba Timur, pada Jumat (16/10/2020) terkonfirmasi negatif Corona Virus Disease (Covid-19). Saat ini tidak ada lagi sampel swab dari Sumba Timur.

Sesuai data yang diperoleh dari Posko Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur,menyebutkan, total sampel swab selama ini yang diperiksa secara real time Polymerase Chain Reaction (PCR) sampai saat ini berjumlah 1.117 sampel atau spesimen.

Dari jumlah itu, 1087 sampel terkonfirmasi negatif dan 30 sampel terkonfirmasi positif Covid-19. Karena itu, tidak ada lagi sampel yang diperiksa.

Pelaku perjalanan terjadi penambahan pada Jumat (16/10/2020) sebanyak 166 orang sehingga total saat ini sebanyak 17.762 orang.

Sementara total kasus suspek saat ini sebanyak 273 kasus dengan satu kasus meninggal dunia. Saat ini tidak ada lagi kasus suspek.

Kasus kontak erat sebanyak 702, dan saat ini tidak lagi kontak erat dan Probable juga tidak ada.

Pasien positif Covid-19 sebanyak 21 orang, 19 orang telah sembuh, dua orang meninggal dunia.

Sementara itu Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Sumba Timur memperketat pengawasan di pintu masuk terutama di Bandara dan pelabuhan laut.

Baca juga: Pemprov NTT Kirim Helikopter Jemput 228 Sampel Swab di Sumba Barat

Baca juga: Dukung BIK 2020, Panin Bank Kupang Beri Dukungan Kemudahan Akses Perbankan

Baca juga: Di Nagekeo, 434 Ekor Babi Mati, Apakah ASF?, Info

Baca juga: Kapolda NTT Berharap Warga Besipae Bersama Jaga Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif

Pengawasan ini dilakukan agar bisa memantau perkembangan pelaku perjalanan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved