Berita Atambua Hari Ini
Tim Kesehatan Satgas Pamtas Bantu Korban Laka Lantas
Tim kesehatan Pos Asulait Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Rk 744/SYB memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan lalulintas
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Tim kesehatan Pos Asulait Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif Rk 744/SYB memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan lalulintas yang terjadi di ruas jalan utama, tepatnya di Dusun Asulait, Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT, Sabtu (17/10/2020).
Dua korban laka lantas tersebut atasnama Oni Rio Albere (26) dan Anselmus Mau Pelu (18). Kedua korban mengalami luka di pelipis bagian kanan, tangan kanan, lutut dan jari kaki.
Hal ini disampaikan Dansatgas Yonif RK 744/SYB, Letkol (Inf) Alfat Denny Andrian, dalam rilisnya yang disampaikan kepada wartawan di Atambua, Sabtu (17/10/2020) sore.
Baca juga: Pemprov NTT Kirim Helikopter Jemput 228 Sampel Swab di Sumba Barat
Menurut Dansatgas, dua orang warga Sarabau mengalami kecelakaan lalu lintas sepeda motor persis di dekat Pos Satgas. Kecelakaan tersebut terjadi dikarenakan rem belakang kendaraan tidak berfungsi optimal sehingga saat melintas jalan menurun, pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraannya dan kecelakaan tidak bisa terhindarkan. Kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal.
Akibat dari kecelakaan itu, pengendara dan orang yang dibonceng mengalami luka ringan di pelipis, tangan, lutut dan jari kaki.
Baca juga: Kapolda NTT Berharap Warga Besipae Bersama Jaga Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif
Pasca kecelakaan itu, kedua korban diantar warga menuju Pos Asulait untuk mendapatkan pertolongan medis. Tim kesehatan Pos Asulait,
Praka Azis bersama empat personil lainnya langsung memberikan pertolongan dan pengobatan kepada korban.
Usai diberikan pertolongan dan pengobatan, korban Ria Alber dan Anselmus Mau Pelu mengucapkan terima kasih banyak kepada personel Asulait Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB.
"Terima kasih banyak kepada bapak TNI yang telah memberikan pertolongan dan mengobati luka saya", ucap Alber diamini Anselmus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)