Senin, 27 April 2026

Persoalan Air Bersih Desa Fae dan Nututnana Segera Teratasi

Persoalan pemenuhan air bersih di Desa Fae dan Nututnana, Kecamatan Amanatun Selatan dalam waktu dekat akan segera teratasi

Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Kepala Dinas PRKP Kabupaten TTS, Jack Benu ST. MT 

POS-KUPANG.COM | SOE - Persoalan pemenuhan air bersih di Desa Fae dan Nututnana, Kecamatan Amanatun Selatan dalam waktu dekat akan segera teratasi lewat Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat ( Pamsimas).

Lewat program Pamsimas, air dari sumber air permukaan Desa Fae akan disalurkan untuk melayani kebutuhan air bersih Desa Fae dan Nututnana.

Kepala Dinas PRKP Kabupaten TTS, Jack Benu ST. MT mengatakan, saat ini pihaknya sedangkan melakukan persiapan guna pelaksanaan pekerjaan pemasangan jaringan air bersih untuk Desa Fae dan Nututnana.

77 Sampel Swab yang Dikirim Pemkab Manggarai Timur dari Kecamatan Lamba Leda Simak Info

Nantinya, air dari sumber mata air Fae akan dipompa masuk ke bak penampungan dengan menggunakan mesin bertenaga Surya.

Menggunakan gaya gravitasi, Air dari bak penampungan disalurkan ke kran-kran air yang ditempatkan di pemukiman.

" Kita sedang tahapan persiapan untuk mulai pengerjaan instalasi jaringan air bersih," ungkap Jack kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (4/10/2020) melalui sambungan telepon.

PKBM Bravostart KBM di Lapas Bajawa, Karutan: Dinding Lapas Bukan Pembatas

Disinggung soal anggaran, Jack mengatakan program Pamsimas di dua desa tersebut menelan anggaran hingga 500 juta.

Nantinya pasca selesai dikerjakan, jaringan air bersih tersebut akan diserahkan ke Bumdes masing-masing desa untuk dipelihara dan dikelola secara baik.

Ditargetkan pekerjaan tersebut akan rampung paling lambat pada 31 Desember mendatang.

" Per desa dapat anggaran 250 juta, sehingga dua desa dapat 500 juta. Kontraknya sampai 31 Desember tapi kita optimis di November sudah bisa selesai sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," jelasnya.

Pada tahun 2020 dikatakan Jack, 32 desa di kabupaten TTS mendapat program Pamsimas yang bersumber dari APBN, 9 Desa dari DAU dan dua kecamatan mendapatkan program air bersih dari DAK cadangan.

Dirinya berharap jaringan air bersih yang dibangun bisa dirawat oleh masyarakat sehingga masa gunanya bisa lebih panjang.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan sehingga ketersediaan air permukaan bisa terjaga dengan baik.

" Jaringan yang kita bangun tolong dirawat dengan baik sehingga masa pemanfaatannya bisa lama," pintanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved