Breaking News:

Pilkada di NTT

Libatkan 50 Dokter Ahli, RSUD WZ Johannes dan IDI NTT Jamin Pemeriksaan Kesehatan Profesional

Pihak RSUD WZ Johannes Kupang dan IDI Provinsi NTT menjamin tahapan pemeriksaan kesehatan profesional

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Foto bersama Ketua IDI NTT dr Andreas Fernandez dan pasangan calon kepala daerah sebelum pemeriksaan kesehatan lengkap di RSUD Prof wz Johannes pada Senin (7/9/2020) pagi. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pihak RSUD WZ Johannes Kupang dan Ikatan Dokter Indonesia ( IDI) Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur ( Provinsi NTT) menjamin tahapan pemeriksaan kesehatan lengkap bagi 27 pasang calon kepala daerah yang akan bertarung dalam Pilkada Serentak 2020 berlangsung profesional.

Tahapan pemeriksaan pasangan calon kepala daerah tersebut berlangsung sejak Senin (7/9) hingga Jumat (11/9) di RSUD Prof WZ Johannes Kupang.

Empat Pasang Calon Kepala Daerah Lakukan Pemeriksaan Kesehatan di RSUD Prof Johannes Kupang

Penanggung Jawab Lapangan Pemeriksaan Kesehatan Lengkap untuk para calon kepala daerah di RSUD Prof WZ Johannes Kupang, dr Stefanus Dhe soka mengatakan, pihaknya menjamin pemeriksaan kesehatan lengkap untuk para calon kepala daerah berlangsung profesional.

Untuk kegiatan pemeriksaan tersebut, kata dr Stef, melibatkan 50 dokter ahli dari rumah sakit milik Pemerintah Provinsi NTT itu.

Gubernur NTT Bangun Pabrik Pakan Ternak Dan Sekolah Pariwisata Di Sumba Tengah

Para dokter tersebut, jelas dr. Stef, dibagi ke dalam sembilan tim sesuai jumlah kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada serentak.

"Total keseluruhan untuk kegiatan pemeriksaan kita melibatkan sekitar 50 dokter dimana nanti kita akan bagi dalam 9 tim sesuai dengan jumlah kabupaten," ujarnya kepada wartawan di sela sela pemeriksaan para calon kepala daerah di ruang IGD Terpadu RSUD Prof wz Johannes, Senin (7/9) siang.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Prof WZ Johanes itu mengurai, setiap tim dokter yang bertugas akan terdiri dari 12 dokter ahli yang melakukan pemeriksaan

khusus.

"Kita memang tidak mengacak, tujuannya supaya menjamin, karena seandainya kalau mengacak bisa saja terjadi ada conflic of interest atau konflik kepentingan. Kalau saja tiba tiba masuk di satu tim ada keluarga yang harus diperiksa kan tidak bagus," jelasnya.

Penentuan tersebut, jelasnya, juga dilakukan bersama dengan IDI Wilayah NTT. "Prinsipnya rumah sakit menerima anggota-anggota tim yang terdiri dari dokter ahli yang sudah dipilih, ada persyaratan dan ketentuannya," benernya.

Terkait pokok pemeriksaan lengkap, ia menjelaskan, terbagi atas pemeriksaan penunjang yakni pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan radiologi dan pemeriksaan klinik.

Untuk pemeriksaan radiologi meliputi rontgen dada, USG perut, pemeriksaan jantung, EKG dan treadmill. Untuk pemeriksaan laboratorium lengkap dilakukan termasuk dengan pemeriksaan fungsi hati, ginjal dan darah rutin. Sementara itu, untuk pemeriksaan fisik atau klinis terdiri dari pemeriksaan bedah umum maupun bedah tulang, penyakit dalam, saraf, jiwa, jantung, THT, mata, paru-paru dan gigi.

Senada, Ketua IDI NTT, dr. Andreas Fernandez, Sp.PD juga menjamin hasil pemeriksaan kesehatan lengkap yang dilaksanakan. "Kami dari IDI menjamin itu, RS Johannes yang ditunjuk untuk melakukan pemeriksaan, ternyata tenaganya mencukupi," katanya.

Terkait syarat para dokter, ia menguraikan, para dokter harus telah memiliki izin praktek secara administratif, memiliki STR dan minimal telah memiliki pengalaman sebagai dokter spesialis selama 3 tahun. "Ini penting karena keahliannya itu yang diperlukan untuk menilai seseorang laik atau tidak dalam rangkaian pemeriksaan tersebut. Ini pemeriksan fisik dan penunjang, maka keahlian itu dapat menentukan," katanya.

Pemeriksaan kesehatan lengkap pada hari pertama, Senin (7/9) diikuti sebanyak empat pasangan calon bupati - wakil bupati, yakni pasangan Drs. Nikodemus N. Rihi Heke, M.Si - Yohanes Uly Kale, A.Md, pasangan Orient P. Riwu Kore - Thobias Uly dan pasangan dari paket perseorangan Ir. Takem Irianto Radja Pono, M.Si - Ir. Herman Hegi Radja Haba. Sementara satu lainnya yakni, pasangan Drs. Kristofel Praing, M.Si - David Melo Wadu, ST dari Kabupaten Sumba Timur. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved