Opini Pos Kupang
Ihwal Kemerdekaan
Negara kita akan merayakan HUT Kemerdekaan yang ke-75. Perayaan kemerdekaan tahun ini akan sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya
Meski demikian, Robet tak mau mengatakan bahwa demokrasi mesti dikesampingkan. Demokrasi itu penting, tetapi pada dasarnya hanyalah sarana atau fasilitas bagi kebebasan setiap orang. "Demokrasi adalah arena kosong yang memberi peluang bagi setiap orang terlibat, termasuk orang yang menolak demokrasi," tandasnya.
Sampai titi kini sebuah pertanyaan penggugah adalah, apa yang mesti kita buat? Robet menganjurkan sebuah cara pandang republikanisme yang menempatkan posisi negara sebagai bentuk ekspresi kepentingan rakyat.
Ada hubungan timbal balik di sini: negara membuka diri bagi kepentingan rakyat dan rakyat berperan aktif untuk terlibat di dalamnya. Rakyat mesti mengambil bagian dalam pembenahan lembaga politik yang masih kotor. Partai-partai politik yang hanya menjadi oposisi saat menjelang pemilu akbar mesti dibenahi.
Oleh karena itu, rakyat perlu membuat semacam gerakan the new political citizenship di mana rakyat menjadi subyek dan soko guru gerakan. Rakyat mesti mengambil bagian untuk membenahi kelembagaan politik yang cenderung prosedural (suara rakyat saat pemilu diperdagangkan oleh elite politik).
Rakyat mesti mengembalikan kejayaan politik sejati di mana demokrasi menjadi sarana untuk menyejahterakan rakyat dan menciptakan bonum commune.
Mengapa mesti rakyat? Yudi Latif dalam kolom "Analisis Politik"-nya menegaskan bahwa elite politik kita yang sebenarnya menjadi nabi pembaharuan, kini telah dipenuhi dan didandani oleh manipulasi danp enipuan (Kompas, 1/8/19).
Oleh karenanya, rakyat mesti berjuang agar menjadi subyek dalam demokrasi dan mendapat prioritas dalam penentuan setiap kebijakan publik, bukannya dikesampingkan.
Hal ini bisa dijalankan dalam sebuah komunitas kecil yakni keluarga dan komunitas bermasyarakat seperti RT/RW/Kelurahan, dan lain-lain. Dalam keluarga, setiap individu diajarkan untuk terlibat secara aktif dan bertanggungjawab atas setiap tugas yang diberikan.
Dalam komunitas bermasyarakat, individu dituntut untuk terlibat dalam menata kehidupan bersama. Misalnya, terlibat secara aktif dalam penyusunan program tahunan RT.
Dengan demikian, penulis yakin, di tahun 2045 (ketika negeri ini merayakan 100 tahun kemerdekaannya) masyarakat bisa mengecap dan merasakan manisnya kesejahteraan dan kebaikan bersama. Inilah esensi politik sejati yang mesti kita perjuangkan demi tercapainya kemerdekaan yang sejati. Salam sehat. *
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ketimpangan-pendapatan-patologi-inheren-perekonomian.jpg)