5 Menteri Berkinerja Paling Rendah, Terancam Direshuffle Presiden Joko Widodo? Selengkapnya Di Sini!
Menteri Kesehatan, dr Terawan Agus Putranto, Menteri Agama, Fachrul Razi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan
Luhut Binsar Panjaitan memang bukan orang baru dalam kabinet Jokowi.
Ia selalu masuk dalam daftar pilihan Jokowi untuk mengisi pos menteri, termasuk menjadi pejabat sementara (Plt).
Di periode pertama Jokowi menjabat sebagai presiden, Luhut Binsar Panjaitan menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada 2015-2016.
Dalam reshuffle Kabinet Kerja Jilid II pada 27 Juli 2016, Luhut diangkat menjadi Menteri Koordinator Kemaritiman menggantikan Rizal Ramli.
Di sela-sela menjabat sebagai Menko Kemaritiman, Luhut sempat ditunjuk menjadi pejabat sementara (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
Saat Jokowi menjabat presiden untuk kedua kalinya, Luhut kembali dipilih menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Kabinet.
Di tengah perjalanan, Luhut menjadi menteri perhubungan ad interim setelah Menhub Budi Karya dinyatakan positif corona.

4. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly
Tingkat kepuasan responden pada kinerja Yasonna Laoly hanya 27,1 persen.
Sementara 52 persen lainnya mengaku tidak puas dengan kinerja Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia itu.
Yasonna H Laoly adalah Menteri Hukum dan HAM yang dipertahankan Jokowi di periode keduanya menjabat.
Satu kasus yang membuat Yasonna H Laoly menjadi sorotan adalah kasus suap komisioner KPU, Wahyu Setiawan yang melibatkan caleg dari PDI Perjuangan, Harun Masiku.
Di kasus ini, Yasonna yang juga kader PDI Perjuangan sempat dituduh merintangi penyidikan terkait simpang-siur keberadaan Harun Masiku yang kemudian dibantahnya.
Sebelumnya, Yasonna Laoly juga masuk dalam daftar menteri yang layak diganti versi survei IPO.
Bahkan Yasonna Laoly berada di urutan pertama menteri yang patut diganti.
• Bupati Niga Bagikan 4000 Sertifikat Kepemilikan Tanah Kepada Warga Desa Tebara Dan Kelembu Kuni
• Terkait Polemik Tambang Batu Gamping di Matim Ini Penyampaian Warga Pro dan Kontra
• Berita Terbaru Gaji ke 13 Kapan Cair Bagi PNS, TNI dan Polri Serta Pensiunan, Sri Mulyani Minta Maaf

5. Menteri Kesehatan, dr Terawan Agus Putranto
Baru pertama menjadi menteri, kinerja Mayjen dr Terawan Agus Putranto dinilai tidak terlalu memuaskan bagi responden survei ASI.
Sebanyak 27,5 persen responden puas dengan kinerja Menteri Kesehatan. sedangkan 57 persen tidak puas.
Diketahui, selama pandemi Covid-19, kinerja dr Terawan paling banyak disorot.
Sejumlah elemen masyarakat sipil mengkritik gaya dr Terawan dalam menangani Covid-19.
Mereka menilai, dr Terawan terlalu santai dan menggampangkan masalah.
Mereka pun meminta Terawan mundur dari jabatannya.
Apalagi saat ini, dr Terawan jarang muncul di depan publik.
Tentang Survei ASI
Secara umum, survei yang dilakukan ASI digelar untuk mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.
Juga mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja para menteri Jokowi-Maruf Amin.
Survei digelar pada 9-12 Juni 2020 dengan melibatkan 1.000 responden 34 provinsi di Indonesia.
Adapun metode yang dipakai adalah telesurvei, yaitu responden diwawancara melalui kontak telepon menggunakan kuesioner.
Margin of error survei ini +/- 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (*)
Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Beredar Hasil Survei 5 Nama Menteri Kabinet Jokowi yang Kinerjanya Paling Rendah, https://bangka.tribunnews.com/2020/06/30/beredar-hasil-survei- 5-nama-menteri-kabinet-jokowi-yang-kinerjanya-paling-rendah? page=all