5 Menteri Berkinerja Paling Rendah, Terancam Direshuffle Presiden Joko Widodo? Selengkapnya Di Sini!
Menteri Kesehatan, dr Terawan Agus Putranto, Menteri Agama, Fachrul Razi, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan
5 Menteri Ini Berkinerja Paling Rendah Di Era Satu Tahun Presiden Joko Widodo, Terancam Direshuffle?
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah melontarkan pernyataan tegas saat mengungkapkan kejengkelannya atas kinerja para menteri yang telah dipercayakan untuk mengemban jabatan tersebut.
Orang nomor satu di Indonesia itu menilai kalau para menteri tersebut belum memiliki sense of crisis pada saat seperti ini.
Itu terlihat dari kinerjanya belakangan ini, terutama dalam kaitannya dengan pandemi virus corona atau Covid-19.
Fadli Zon, Polisi Partai Gerindra pun mengungkapkan kekhawatirannya terhadap pernyataan Jokowi jika itu nantinya tidak ditindaklanjuti.
Terlepas terlaksana tidaknya reshuffle kabinet tersebut, alangkah baiknya kita simak terlebih dahulu hasil survei terhadap kinerja para menteri di era Presiden Jokowi Jilid II pada tahun pertama ini.
• Hendri Satrio: Presiden Jokowi Tidak Akan Berani Mencopot Prabowo Subianto dari Jabatan Menhan RI
• Fadli Zon Khawatir, Ancaman Presiden Jokowi Soal Reshuffle Kabinet, Bisa Dianggap Angin Lalu
• FANTASTIS! Baru Saja Dilelang, Baju Batik Ahok Bermotif Naga Ditawar Onggy Hianata Rp 100 Juta
Siapa saja menteri yang kinerjanya dinilai paling rendah?
Berdasarkan survei yang dirilis lembaga survei Arus Survei Indonesia (ASI), Jumat (19/6/2020) pekan lalu, ada lima menteri yang kinerjanya paling rendah atau tidak terlalu memuaskan menurut responden.
Lima menteri itu, tiga diantaranya, yakni Menteri Kesehatan, Mayjen dr Terawan Agus Putranto, Menteri Agama, Fachrul Razi, hingga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.
Dalam survei yang digelar pada 9 - 12 Juni 2020 di 34 provinsi di Indonesia, sebanyak 1.000 responden diberi dua pertanyaan terkait kinerja para menteri.
Yaitu, 'menurut Bapak/Ibu/Saudara, bagaimana kinerja para menteri' dan 'apakah Bapak/Ibu/Saudara setuju jika saat ini dilakukan perombakan/reshuffle kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin?'
Hasilnya, sebanyak 75,6 persen (gabungan sangat setuju dan cukup setuju) publik mengatakan setuju dengan adanya perombakan/reshuffle kabinet Jokowi.
Sementara 16,9 persen (gabungan kurang setuju dan sangat tidak setuju) mengatakan tidak setuju.
Sisanya 7,5 persen mengaku tidak tahu/tidak jawab.
Masih dari hasil survei lembaga ASI, ada lima besar menteri yang memiliki kinerja memuaskan.
Nama Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto ada di urutan pertama dengan tingkat kepuasan 43,7 persen.
Di bawah Prabowo, ada Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Marsudi dengan angka 38 persen dan disusul Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mohammad Mahfud MD di angka 37,9 persen.
Dua nama menteri terakhir lain yang dinilai kerjanya memuaskan adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Gusti Ayu Bintang Darmavati.
Sementara itu, ada lima menteri yang kinerjanya paling rendah atau tidak terlalu memuaskan menurut responden.
Kelima menteri ini mendapat tingkat kepuasan di bawah 28 persen.
• Via Valen Merasa Ngeri, Pelaku Pembakaran Mobil Pura-Pura Gila, Lalu Mengaku Sebagai Vianisti
• AWAS Jangan Didownload, ini Daftar 47 Game Android Berbahaya dari Play Store
• MPM Honda Serahkan Bantuan Tahap Kedua Rp 235 Juta Untuk RS Rujukan di NTT
Berikut lima menteri dengan kinerja paling tidak memuaskan versi lembaga survei ASI, sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari situs resminya:

1. Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/1/2020).
Edhy Prabowo menempati posisi paling rendah dalam survei tingkat kepuasan kinerja para menteri.
Politisi Gerindra itu hanya mendapat tingkat kepuasan sebanyak 23,3 persen, sedangkan yang tidak puas ada 58 persen.
Padahal, kolega Edhy Prabowo di Partai Gerindra, yaitu Prabowo Subianto menempati urutan pertama sebagai menteri dengan kinerja paling memuaskan.
"Kalau kita bicara paling bawah, ini menarik karena sama-sama Gerindra."
"Yang paling bagus Gerindra ada Pak Prabowo dan paling tidak bagus Gerindra, adalah Pak Edhy Prabowo," kata Direktur Eksekutif ASI, Ali Rif'an.
Terkait hasil survei ASI itu, Edhy Prabowo meminta maaf kepada masyarakat jika kinerjanya dinilai belum memuaskan.
"Ya terima kasih atas masukannya. Ini buat memacu kami kerja lebih giat lagi," kata Edhy, Jumat (19/6/2020).
Edhy menegaskan terus berusaha meningkatkan kinerja sektor kelautan dan perikanan Indonesia.
Dia tetap berpandangan positif terhadap hasil survei itu.
"Yang jelas, kita terus berusaha membangun sektor ini dengan baik."
"Apa pun masukan, dari mana pun, menurut saya, adalah hal yang positif buat membangkitkan semangat saya untuk melakukan usaha meningkatkan kegiatan, kemajuan," ucap Edhy

2. Menteri Agama, Fachrul Razi
Fachrul Razi ikut masuk dalam daftar menteri dengan tingkat kepuasan terendah.
Hanya 23,8 persen responden yang puasa dengan kinerja Menteri Agama dan 24 persen mengaku tidak puas, sedangkan sisanya 22 persen tidak tahu.
Sebelumnya, Fachrul Razi juga masuk dalam daftar lima menteri dengan kinerja terburuk versi lembaga survei IPO pada Februari 2020 lalu.
Di awal menjabat sebagai Menteri Agama, Fachrul Razi berencana melarang pengguna niqab atau cadar untuk masuk ke instansi milik pemerintah.
Selain itu, ia juga mempermasalahkan ASN yang memakai celana cingkrang.
Belum usai dengan kegaduhan tersebut, kebijakan Fachrul Razi yang kembali menuai pro-kontra adalah pemberian surat rekomendasi untuk perpanjangan izin ormas Front Pembela Islam (FPI).
• Bedah Rumah, Ini Tanggapan Lurah Lasiana dan Lurah Fontein
• Hari Bhayangkara ke-74, Kapolda Hamidin : Pariwisata NTT adalah Emas yang Tersembunyi
• Calon Suami Nikita Willy Tajir Melintir, Pemilik Perusahaan Ternama Pernah dengan Pevita Peace

3. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan
Di urutan ketiga, ada nama Luhut Binsar Panjaitan sebagai menteri dengan kinerja tidak memuaskan.
Hanya 26,1 persen responden yang puas dengan kinerja Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
Sisanya, 53 persen mengaku tidak puas dan 21 persen responden tidak tahu.
Luhut Binsar Panjaitan memang bukan orang baru dalam kabinet Jokowi.
Ia selalu masuk dalam daftar pilihan Jokowi untuk mengisi pos menteri, termasuk menjadi pejabat sementara (Plt).
Di periode pertama Jokowi menjabat sebagai presiden, Luhut Binsar Panjaitan menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada 2015-2016.
Dalam reshuffle Kabinet Kerja Jilid II pada 27 Juli 2016, Luhut diangkat menjadi Menteri Koordinator Kemaritiman menggantikan Rizal Ramli.
Di sela-sela menjabat sebagai Menko Kemaritiman, Luhut sempat ditunjuk menjadi pejabat sementara (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.
Saat Jokowi menjabat presiden untuk kedua kalinya, Luhut kembali dipilih menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Kabinet.
Di tengah perjalanan, Luhut menjadi menteri perhubungan ad interim setelah Menhub Budi Karya dinyatakan positif corona.

4. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly
Tingkat kepuasan responden pada kinerja Yasonna Laoly hanya 27,1 persen.
Sementara 52 persen lainnya mengaku tidak puas dengan kinerja Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia itu.
Yasonna H Laoly adalah Menteri Hukum dan HAM yang dipertahankan Jokowi di periode keduanya menjabat.
Satu kasus yang membuat Yasonna H Laoly menjadi sorotan adalah kasus suap komisioner KPU, Wahyu Setiawan yang melibatkan caleg dari PDI Perjuangan, Harun Masiku.
Di kasus ini, Yasonna yang juga kader PDI Perjuangan sempat dituduh merintangi penyidikan terkait simpang-siur keberadaan Harun Masiku yang kemudian dibantahnya.
Sebelumnya, Yasonna Laoly juga masuk dalam daftar menteri yang layak diganti versi survei IPO.
Bahkan Yasonna Laoly berada di urutan pertama menteri yang patut diganti.
• Bupati Niga Bagikan 4000 Sertifikat Kepemilikan Tanah Kepada Warga Desa Tebara Dan Kelembu Kuni
• Terkait Polemik Tambang Batu Gamping di Matim Ini Penyampaian Warga Pro dan Kontra
• Berita Terbaru Gaji ke 13 Kapan Cair Bagi PNS, TNI dan Polri Serta Pensiunan, Sri Mulyani Minta Maaf

5. Menteri Kesehatan, dr Terawan Agus Putranto
Baru pertama menjadi menteri, kinerja Mayjen dr Terawan Agus Putranto dinilai tidak terlalu memuaskan bagi responden survei ASI.
Sebanyak 27,5 persen responden puas dengan kinerja Menteri Kesehatan. sedangkan 57 persen tidak puas.
Diketahui, selama pandemi Covid-19, kinerja dr Terawan paling banyak disorot.
Sejumlah elemen masyarakat sipil mengkritik gaya dr Terawan dalam menangani Covid-19.
Mereka menilai, dr Terawan terlalu santai dan menggampangkan masalah.
Mereka pun meminta Terawan mundur dari jabatannya.
Apalagi saat ini, dr Terawan jarang muncul di depan publik.
Tentang Survei ASI
Secara umum, survei yang dilakukan ASI digelar untuk mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.
Juga mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja para menteri Jokowi-Maruf Amin.
Survei digelar pada 9-12 Juni 2020 dengan melibatkan 1.000 responden 34 provinsi di Indonesia.
Adapun metode yang dipakai adalah telesurvei, yaitu responden diwawancara melalui kontak telepon menggunakan kuesioner.
Margin of error survei ini +/- 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (*)
Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul Beredar Hasil Survei 5 Nama Menteri Kabinet Jokowi yang Kinerjanya Paling Rendah, https://bangka.tribunnews.com/2020/06/30/beredar-hasil-survei- 5-nama-menteri-kabinet-jokowi-yang-kinerjanya-paling-rendah? page=all