Covid 19

Covid-19: Memasak Juga Baik untuk Kesehatan Mental

Pandemi Covid-19: Memasak atau membuat kue bisa menjadi salah satu kegiatan untuk mengisi waktu di tengah pandemi.

kompas.com
Memasak juga baik untuk kesehatan mental 

POS-KUPANG.COM|JAKARTA - Memasak atau membuat kue bisa menjadi salah satu kegiatan untuk mengisi waktu di tengah pandemi.

Bukan sekedar kegiatan pengisi waktu, memasak ternyata memiliki manfaat psikologis.

Melansir Huffington Post, profesor ilmu psikologi dan otak dari Boston University Donna Pincus mengatakan memasak bisa menjadi penghilang stres dan sarana untuk mengekspresikan diri.

Kejari TTU Hentikan Sementara Penyelidikan Dugaan Korupsi Dana Hiba Unimor Senilai Rp 4 Miliar

 

Melitani Dampak Corona

 

Pemkot Bedah Dua Rumah di Lasiana, Rumah Samuel Beratap Alang-alang

Tentunya, hal ini baik untuk kesehatan mental kita.

Stres bisa berakibat fatal bagi fisik dan mental kita.

Itu sebabnya, kita harus menemukan cara untuk mengatasi stres.

Selain itu, memasak juga bisa menjadi cara untuk mengomunikasikan perasaan kita ke orang lain.

"Memasak bisa menjadi cara untuk mengungkapkan rasa terimakasih, penghargaan, atau simpati ke orang lain," ucapnya.

Psikolog klinis, Julie Ohana, juga mengatakan, memasak bisa menjadi cara untuk meredakan gejala depresi.

Hal ini telah dibuktikan lewat riset yang meneliti sekelompok pasien yang mengalami depresi karena kehilangan orang yang dicintai.

Lurah Liliba Tegaskan Perketat Pengawasan Terhadap Kerumunan Warga

 

Kasus Penyebaran Video Porno Mirip Syahrini Seret Nama Luna Maya, Polisi Sebut Motifnya Sakit Hati

 

Ditanya Siapa Cowok Idamannya, Luna Maya Keceplosan Sebut Ariel, Raffi Ahmad Bengong, Gagal Move On?

Seperti yang kita tahu, kehilangan orang tersayang tentu akan menimbulkan kesedihan mendalam.

Bahkan, banyak orang yang mengalami depresi karena peristiwa tersebut.

Dalam riset tersebut, peneliti menerapkan kombinasi terapi CBT dan memasak untuk para peserta.

Peneliti pun menemukan bahwa peserta yang memiliki keterampilan memasak paling banyak mengalami perkembangan kesehatan mental yang lebih baik.

Gejala depresi yang mereka alami juga turut berkurang.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved