Anda Penderita Diabetes ? Ini Menu Makanan Sehat saat Buka Puasa Biar Lancar

pankreas masih bisa membuat insulin, tetapi kualitas insulinya buruk sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik sebagai kunci untuk memasukkan gula

Detak.Co
beras merah 

Berdasarkan penyebab dan katakteristik kondisinya, diabetes bisa dibagi menjadi dua macam, salah satunya yakni diabetes tipe 2.

Diabetes tipe 2 lebih sering diderita dr. Hans Tandra, Sp.PD-KEMD, dalam buku karyanya berjudul Segala Sesuatu yang Harus Anda Ketahui Tentang Diabetes (2017) menjelaskan, diabetes tipe 2 adalah jenis diabetes yang paling sering dijumpai.

Bahkan, 90-95 persen penderita diabetes adalah tipe 2. Penyakit diabetes tipe ini biasanya terjadi pada usia di atas 40 tahun, tetapi bisa juga timbul pada usia di atas 20 tahun.

Pada diabetes tipe 2, pankreas masih bisa membuat insulin, tetapi kualitas insulinya buruk sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik sebagai kunci untuk memasukkan gula ke dalam sel.

Akibatnya, gula dalam darah pun meningkat. Penderita diabetes jenis ini biasanya tidak perlu tambahan suntikan insulin dalam pengobatannya. Tetapi, mereka memerlukan obat untuk memperbaiki fungsi insulin itu, termasuk menurunkan gula dan memperbaiki pengolahan gula di hati.

Selain karena kualitas insulin buruk, diabetes tipe 2 bisa terjadi karena sel-sel jaringan tubuh dan otot penderita tidak peka atau sudah resisten terhadap insulin sehingga gula tidak dapat masuk ke dalam sel dan akhirnya tertimbun dalam peredaran darah.

Keadaan tersebut umumnya terjadi pada pasien yang gemuk atau mengalami obesitas. Sama halnya dengan diabetes tipe 1, diabetes tipe 2 juga memiliki nama lain, seperti non isnulin-dependent diabetes atau adult-onset diabetes.

Namun, kedua istilah ini juga kurang tepat karena diabetes tipe dua juga membutuhkan pengobatan dengan insulin dan bisa timbul pada usia remaja juga. Gejala khusus diabetes tipe 2 Dalam Buku Diet Sehat untuk Penderita Diabetes Mellitus (2014) karya Dr. Ir. Diah Krisnatuti, M.S., dkk., dijelaskan sebagaian besar penderita diabetes tipe 2 tidak mengalami penurunan berat badan.

Bahkan, penderita diabetes jenis ini bisa tidak menunjukkan gejala-gejala selama beberapa tahun.

Jika kekurangan insulin semakin parah, akan timbul gejala berupa sering berkemih dan sering merasa haus, tetapi jarang ketoasidosis.

Halaman
1234
Editor: Rosalina Woso
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved