Pro dan Kontra Hadirnya PT Semen Singa Merah NTT di Luwuk dan Lingko Lolok Manggarai Timur

Ini Keterangan warga Pro dan Kontra Terhadap Hadirnya PT Semen Singa Merah NTT di Kampung Luwuk dan Lingko Lolok

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Kampung Lingko Lolok di Desa Satar Punda 

Ferdinandus Hasman, juga menambahkan untuk di Kampung Lingko Lolok sebagai lokasi pengambilan bahan baku (batu gamping) yang akan diproses pada pabrik semen yang akan di bangun di Luwuk. Bahan baku terdapat di seluas lahan 505 ha.

"Saya masih mempunyai lahan yang belum diambil oleh perusahan sehingga saya masih bisa olah, tetapi kalau perusahan mau saya siap serahkan,"ungkap Ferdinandus.

Benediktus Uni juga menyampaikan hal yang sama. Dikatakan Benediktus, masyarakat Lingko Lolok saat ini dalam kondisi aman tidak ada persoalan apapun. Jika ada yang berbicara bukan-bukan terkait Kampung Lingko Lolok diharapkan langsung menayakan mereka, karena mereka tahu persis.

Terpisah Kepala Desa Satar Punda, Fransiskus Hadilaus mengatakan Pemerintah desa sangat menghormati keputusan masyarakat karena pembangunan pabrik itu di lahan masyarakat bukan di lahanya pemerintah desa Satar Punda.

Sehingga sebagai Pemerintah Desa, Demikian Fransiskus, selalu mendukung apapun yang menjadi keputusan masyarakat apabila terima maupun tidak terima kehadiran pabrik itu karena itu hak mereka. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved