Pemkab Belu Perketat Pengawasan Warga yang Datang Dari Luar Daerah

Tidak sampai disini, di 12 Kecamatan juga dilakukan penyemprotan disinfektant untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Wakil Bupati Belu, Drs.J.T. Ose Luan saat memimpin rapat khusus Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Media Center Gugus Tugas, Selasa (14/4/2020). 

Pemkab Belu Perketat Pengawasan Warga yang Datang Dari Luar Daerah

POS KUPANG.COM| ATAMBUA-----Pemerintah Kabupaten Belu melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 memperketat pengawasan bagi warga yang datang dari luar daerah.

Bentuk pengawasan yang dilakukan pemerintah antara lain, mengecek alamat, identitas, mengecek kesehatan selama masa isolasi mandiri dan melakukan rapid test.

Pemerintah Kabupaten Belu telah mendirikan 9 Posko Pencegahan Covid-19 di beberapa wilayah perbatasan. Posko ini didirikan untuk menjaring para pendatang dari luar sehingga penularan bisa dicegah.

Tidak sampai disini, di 12 Kecamatan juga dilakukan penyemprotan disinfektant untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Pemerintah mengharapkan kerja sama dari semua pihak untuk melakukan pencegahan covid 19 dan terus menghimbau masyarakat agar tetap menjaga jarak (physical distancing).

Demikian siaran pers dari Dinas Komimfo Kabupaten Belu tentang rapat khusus Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Media Center Gugus Tugas, Selasa (14/4/2020).

Rapat Khusus tersebut dipimpin Wakil Bupati Belu, Drs.J.T. Ose Luan didampingi Plt. Sekda Belu yang juga Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid- 19, Drs. Marsel Mau Meta dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, dr. Joice Manek, MPH.

Rapat khusus ini diikuti oleh masing-masing koordinator percepatan penanganan Covid-19 yakni, Bidang Pengendalian Pintu Masuk dan Keluar, Bidang Pencegahan, Bidang Penanganan, Bidang Sarana dan Prasarana, Bidang Penanganan Sosial dan Dampak Ekonomi, Bidang Pengawasan, Bidang Komunikasi dan Informasi, Bidang Monitoring serta juru bicara percepatan penanganan covid - 19 yang juga kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan - Christoforus M. Loe Mau, SE.

Dalam rapat tersebut, Wabup Ose Luan memberikan kesempatan kepada koordinator bidang untuk menyampaikan kondisi perkembangan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Belu

Selain laporan perkembangan penanganan covid 19, Ose Luan juga menyampaikan kepada peserta rapat terkait anggaran operasional.

Setiap koordinator bidang bisa mengusulkan anggaran secara tertulis kepada pemerintah agar bisa direalisasikan.

Pasalnya, dana yang ada di Dinas Kesehatab belum mengakomodir semua sehingga kekurangan-kekurangan yang belum didanai harus dimasukan kembali.

Insiden Pemukulan Berujung Pidana oleh Oknum Anggota Polres Mabar, Ini Kata Kabid Propam Polda NTT

Cegah Penyebaran Covid-19,Kantor Lurah dan Gereja di Wilayah Sikumana & Oepura Disemprot Disinfektan

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di TTU Baru Gunakan 8 Unit Rapid Test

Lokasi Karantina Cara Untuk Putus Mata Rantai Covid-19 di Lembata

Ose Luan mengharapkan, melalui rapat ini semua bidang sudah bisa bergerak, karena dana akan selalu siap membiayai petugas yang bekerja. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved