Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di TTU Baru Gunakan 8 Unit Rapid Test

sasaran penggunaan 8 unit rapid test tersebut kepada orang-orang yang dicurigai terutama kepada salah seorang WNA asal China dan tujuh orang WNA

POS KUPANG/TENI JENAHAS-
Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes. 

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di TTU Baru Gunakan 8 Unit Rapid Test

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt mengungkapkan bahwa Tim Gugus Tugas Penanganan Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten TTU baru menggunakan 8 unit rapid test dari 80 unit yang dibantu oleh pemerintah pusat.

Dijelaskannya, hasil dari penggunaan 8 unit rapid tes tersebut semuanya masih negatif sehingga belum ada satu orang pun di Kabupaten TTU yang terpapar virus yang berasal dari Wuhan China tersebut.

"Jadi hasil yang kita dapatkan dari pemeriksaan menggunakan rapid tes itu, 8 unit yang sudah kita gunakan dan masih negatif," kata Raymundus kepada wartawan di Kefamenanu, Kamis (9/4/2020).

Raymundus mengatakan, pemerintah daerah juga sedang memesan alat perlengkapan diri, namun sampai dengan saat ini alat tersebut belum sampai di TTU. Yang digunakan saat ini adalah bantuan dari pemerintah pusat melalui Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN).

"Dari 80 unit, baru 8 yang sudah kita gunakan, dan hasilnya sampai dengan saat ini masih negatif," ungkapnya.

Raymundus mengungkapkan, sasaran penggunaan 8 unit rapid test tersebut kepada orang-orang yang dicurigai terutama kepada salah seorang WNA asal China dan tujuh orang WNA asal Timor Leste.

Raymundus menambahkan, pihaknya masih membutuhkan banyak sekali APD untuk dibagikan kepada para petugas medis yang ada di puskesmas-puskesmas di daerah tersebut. Sebab selama ini, bantuan yang diberikan selalu tidak mencukupi kebutuhan.

"Karena bagaimanapun petugas kita perlu perlindungan diri supaya mereka dapat menangani warga yang baru pulang dari zona merah dengan baik," ujarnya.

Bupati TTU dua periode itu mengharapkan supaya APD yang sudah dipesan tersebut segera tiba di TTU supaya dapat dibagikan ke puskesmas-puskesmas, sehingga para petugas dapat terlindungi dengan baik.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten TTU telah mengalokasikan dana sebesar Rp. 1,5 miliar untuk penanganan virus corona (covid-19).

Lokasi Karantina Cara Untuk Putus Mata Rantai Covid-19 di Lembata

Hingga Kini BPS NTT Belum Kantongi Data Difabel di NTT

Update Corona NTT: ODP NTT Fluktuatif, ODP 831 Orang,Sembuh 476,Kabupaten SBD, Mabar &TTS; Terbanyak

Dana sebanyak itu bersumber dari APBD Kabupaten TTU tahun 2020 khusus dari pos belanja tak terduga, dengan rincian RSUD Kefamenanu sebesar Rp. 620 juta, Dinkes TTU sbeesar Rp. 780 juta, dan Disnaker sebesar Rp. 55 juta. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved