VIDEO - Ini Prediksi Rocky Gerung, Kabinet Presiden Jokowi Bisa Bubar di Tengah Covid-19

VIDEO - Ini Prediksi Rocky Gerung, Kabinet Presiden Jokowi Bisa Bubar di Tengah Covid-19. Prediksi itu disampaikan menjawab pertanyaan Hersubeno Arief

Penulis: Hasyim Ashari | Editor: Frans Krowin

VIDEO - Ini Prediksi Rocky Gerung, Kabinet Presiden Jokowi Bisa Bubar di Tengah Covid-19

POS-KUPANG.COM, JAKARTA  - VIDEO - Ini Prediksi Rocky Gerung. Kabinet Presiden Jokowi Bisa Bubar di Tengah Covid-19

Pengamat politik, Rocky Gerung memprediksi, Kabinet Kerja Jilid II Presiden Jokowi, bisa saja bubar di tengah virus corona yang terus meluas.

Rocky Gerung mengatakan itu, menjawab pertanyaan Hersubeno Arief.

Awalnya, Hersubeno Arief bertanya kepada Rocky Gerung, apakah sudah mendengar kabar tentang rencana Presiden Jokowi mengevaluasi raport para menterinya.

VIDEO – Di Terminal Kota SoE, Semua Sepeda Motor dan Mobil Disemproti Disinfektan, Cegah Covid-19

VIDEO - Bupati Ende : TKI Asal Ende Jangan Pulang Dulu !

VIDEO – Update Corona Belu NTT: 24 ODP Tersebar di Delapan Kecamatan

"Kalau presiden mau mengevaluasi menterinya, katakanlah akhirnya presiden mengevaluasi kabinet, 5 dari anggota kabinet, nilai raportnya adalah minus 5 itu," kata Rocky Gerung  dalam wawancara yang diunggah di Channel Youtube miliknya, Selasa 31 Maret 2020.

Dalam video berjudul ROCKY GERUNG: RAKYAT CARI SELAMAT SENDIRI-SENDIRI itu, jika mendapat nilai minus 5, maka menteri yang bersangkutan harus mundur.

"Jika 5 menteri mundur, ya bubar itu kabinet kan. Kan musti ada konsekuensi kalau presiden mengevaluasi. Apa konsekuensinya, diberhentikan? Berebut lagi nanti orang masuk reshufle dan segala macam," ujarnya.

Sayang Rocky Gerung tidak menyebutkan siapa saja 5 menteri yang gagal tersebut.

Yang kedua, kata Rocky Gerung, kalau presiden memberi nilai buruk kepada menteri-menterinya per hari ini di mana ada kebutuhan untuk memaksimalkan semua sumber daya, maka publik akan menilai itu bagian dari kekeliruan presiden.

"Jadi kalau menteri-menteri di bawah koordinator presiden gagal dalam mengawal public policy, itu artinya presidennya gagal," tegas Rocky Gerung.

Pemerintah telah menetapkan Covid-19 sebagai jenis penyakit dengan faktor risiko yang menimbulkan kedarutan masyarakat.

Oleh karenanya pemerintah menetapkan status kedaruratan kesehatan masyarakat.

Dalam upaya mencegah penyebaran pandemi corona di Indonesia, Presiden Jokowi memilih opsi pembatasan sosial dengan skala besar atau PSBB.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved