Cegah Covid-19, 57 Mahasiswa PKL Prodi Keperawatan Waingapu Dipulangkan

Mencegah penyebaran Covid-19, 57 mahasiswa PKL Prodi Keperawatan Waingapu dipulangkan

Penulis: Robert Ropo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ROBERT ROPO
Ketua Prodi Keperawatan Waingapu, Maria Kareri Hara, S.Kep.,Ns, M.Kes 

Mencegah penyebaran Covid-19, 57 mahasiswa PKL Prodi Keperawatan Waingapu dipulangkan

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Mencegah tertularnya virus corona penyebab Covid-19 di Sumba Timur, sebanyak 57 mahasiswa dari Politeknik Negeri Kesehatan Kementerian Kesehatan ( Poltekkes Kemenkes) Kupang Prodi Keperawatan Waingapu yang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan ( PKL) di Kelurahan Temu, Kecamatan Kanatang terpaksa dipulangkan lebih awal guna menjaga kesehatan dari wabah virus corona yang berasal dari Wuhan China itu.

Ketua Prodi Keperawatan Waingapu, Maria Kareri Hara, S.Kep.,Ns, M.Kes kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (21/3/2020) pagi menjelaskan untuk mencegah wabah Covid-19 dengan mencermati surat edaran Pemerintah Pusat dalam hal ini Kemenkes pihaknya sudah merumahkan para mahasiswa sejak tanggal 16 Maret 2020 lalu.

Pilkada 2020 - Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Bawaslu Saat Awasi Vertual

Sehingga para mahasiswa yang sedang melaksanakan PKL di Kelurahan Temu juga dipulangkan lebih cepat demi menjaga keselamatan para mahasiswa itu sendiri dan juga masyarakat setempat dari virus corana ini.

Maria juga mengatakan, para mahasiswa dirumahkan terhitung dari tanggal 16 sampai 31 Maret 2020. Selama dirumahkan bukan berarti aktifitas perkuliahan juga diliburkan, namun aktifitas perkuliahan tetap berjalan dimana dilakukan secara online antara mahasiswa dan para dosen.

Hadapi Verifikasi Faktual, Paket AYO Siapkan 12 Ribu Lebih Syarat Dukungan Cadangan

Maria juga menegaskan, kepada para mahasiswa saat di rumahkan harus menghindari kerumunan orang dan juga mengsosialisasikan terkait virus corona dan cara pencegahanya kepada keluarga dan masyarakat. Dan harapanya juga mahasiswa tidak boleh mengunjungi keluarga dan acara-acara yang berpotensi banyak orang, namun tetap mengkarantinakan diri di rumah sambil menyelesaikan tugas perkuliahan secara online yang diberikan oleh Dosen.

Maria juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kehuran Temu, sebab mahasiswa belum semuanya mengimplentasikan ilmu yang diperoleh dari kampus ke masyarakat karena wabah virus corona ini.

"Saya sebagai orang tua menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Kanatang, Lurah Temu, Kepala Puskesmas Kanatang, RT/RW dan masyarakat di Kelurahan Temu yang telah menerima dan bersama-sama dengan para mahasiswa selama kegiatan PKL berlangsung,"pungkas Maria.

Penanggung Jawab (PJ) Kemahasiswaan Prodi Keperawatan Waingapu, Domianus Namuwali, S.Kep, Ns, M.Kep juga menambahkan, jumlah mahasiswa yang melakukan PKL sebanyak 113 orang dengan rincian gelombang 1 sebanyak 56 orang dengan waktu dari tanggal 17-7 Maret 2020, Gelombang ke 2, 57 orang dari tanggal 9 sampai 28 Maret 2020. Namun karena adanya virus corona dengan mencermati surat edaran pemerintah sehingga mahasiswa gelombang 2 dipulangkan lebih awal pada tanggal 20 Maret 2020 kemarin sesuai surat edaran dari Direktur Poltekes Kemenkes Kupang, sementara gelombang 1 tetap normal.

Domianus juga mengatakan, selama PKL para mahasiswa melakukan sejumlah kegiatan diantaranya adalah melakukan penyuluhan jamban sehat, buang sampah pada tempatnya, langka cuci tangan dengan baik, penyuluhan tentang virus corona, tentang KIA dan KB.

Selain itu, penyuluhan tetang pencegahan DBD, pembuatan lubang sampah percontohan, pembentukan Jumantik, penyuluhan pentingnya Posyandu Lansia, senam Lansia dan kegiatan lainya.

Sekertaris Camat Kanatang, Yusuf Kalikit Bara, SE kepada POS-KUPANG.COM menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan, para dosen dan para mahasiswa dari Prodi Keperawan Waingapu yang sudah membantu warga Kecamatan Kanatang khususnya Kelurahan Temu dengan melaksanakan PKL ini.

Menurut Yusuf melalui kegiatan PKL dengan melakukan sosialiasasi terkait hidup bersih dan sehat dimana pengalaman masyarakat yang masih awam bisa dapat dimengerti. Mudah-mudahan melalui kegiatan para mahasiswa itu dapat dipahami oleh masyarakat setempat, sehingga kedepan masyarakat bisa bebas dari penyakit.

Lurah Temu, Umbu Tehu juga menyampaikan hal yang sama. Umbu Tehu berharap agar apa yang diimplentasikan para mahasiswa selama kegiatan PKL di Kelurahan Temu, masyarakat bisa paham dan dapat merubah pola untuk hidup bersih dan sehat.

Umbu Tehu juga mengharapkan, agar pihak Prodi Keperawan Waingapu bisa datangkan kembali para mahasiswa untuk bergandeng tangan dengan masyarakat dan pemerintah kelurahan Temu setelah wabah virus corona ini kembali pulih, sehingga masyarakat benar-benar merubah pola hidupnya untuk bersih dan sehat.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved